JavaScript is required to view this page. Gerbang Informasi Kota Rantau Tapin

Selasa, 09 Agustus 2011

Bupati Tapin Serahkan Bantuan Beasiswa Bagi Mahasiswa Beprestasi

RANTAU, ~ Bupati Tapin, Drs.Idis Nurdin Halidi, MAP disela kegiatan upacara apel peningkatan disiplin PNS di lingkungan Pemkab Tapin, senin (8/8) kemarin menyerahkan bantuan beasiswa berprestasi sekaligus bantuan skripsi mahasiswa.
Ada 4 orang mahasiswa, 2 orang diantaranya mahasiswa beprestasi dan 2 orang lainnya mahasiswa yang mendapatkan bantuan skripsi. 2 orang mahasiswa berprestasi adalah Nofitri Annu Radha Mahasiswa dari Universitas Lambung Mangkurat Jurusan Psikologi, dan Rima Permata Sari, Mahasiswa Unlam jurusan kedokteran gigi. Sementara 2 orang lainnya mendapatkan bantuan skripsi yang diwakilkan oleh Rahman Mizan dari UNLAM Banjarmasin jurusan Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan mahasiswa Akademi Kebidanan Bunga Kalimantan. Besaran uang beasiswa yang diterimanya bervariasi dari 1 juta sampai 3 juta rupiah, sementara untuk bantuan skripsi masing-masing sebesar Rp.1 juta.

Kepala Bagian Kesra Pemkab Tapin, H.Syarkawie Amberi, mengatakan, “Setiap tahun anggaran Pemerintah Daerah Tapin melalui bagian Kesra Sekretariat Daerah Tapin mengalokasikan anggaran bantuan beasiswa bagi putra putri daerah, “katanya.
Beasiswa dari Pemerintah Daerah Tapin diporsikan untuk mahasiswa
Strata I (S1), dan Strata II (S2). Ada juga beasiswa bagi mahasiswa
khusus untuk penyusunan tesis dan skripsi bagi mahasiswa yang sedang
melaksanakan tugas akhir. Kita dibagian Kesra menetapkan persyaratan untuk calon si penerima bantuan beasiswa ini. Diantaranya syarat umumnya si penerima itu minimal memiliki IPK .2,75 dan juga mereka sedang melanjutkan studi mengambil program di salah satu universitas negeri di Indonesia. Syarat lainnya juga, si pemohon bukan dari kalangan PNS. “Sampai saat ini Kesra masih membuka penerimaan bagi sipemohon, “katanya.

Pemberian bantuan beasiswa berprestasi ini ada sebanyak 116 orang mahasiswa total bantuan yang di berikan sebesar Rp 154 Juta rupiah, kemudian untuk bantuan skripsi mahasiswa ada sebanyak 39 mahasiswa yang sedang menjalankan tugas skripsi masing-masing dibantu Rp 1 juta Rupiah.
Mereka yang mendapat bantuan beasiswa berprestasi ini adalah mahasiswa yang berasal dari Perguruan Tinggi Negeri dengan IPK 2,75 sedangkan syarat administrasinya dengan menjaukan permohonan kepada Bupati Tapin, Foto kopy KTP yag berangkutan, foto kopy Kartu Tanda Mahasiswa, Foto kopy transkip nilai tahun berjalan dan dilegalisir oleh Fakultas serta foto kopy kartu keluarga.
Lanjut Sarkawi, untuk mahasiswa yang menjalankan tugas skripsi, mahasiswa yang bersangkutan kuliah di perguruan tinggi negeri maupun di swasta, dengan persyaratan, mengajukan permohonaan kepada Bupati Tapin, foto kopy transkip nilai, kartu hasil studi, kartu keluarga, proposal penelitian dan surat keterangan sedang melaksanakan tugas penelitian.

Menurutnya, bantuan tersebut dalam rangka mendukung jalannya proses pendidkan bagi meraka yang ingin melanjutkan pendidikannya kejenjang perkuliahan maupun bagi mereka yang telah lulus menjadi sarjana sengan hasil yang memuaskan.
Dalam kesempatan itu pula Perguruan tinggi Politeknik Salman Al Farisi Rantau mendapat bantuan dari Pemkab Tapin untuk biaya pendidikan sebesar Rp 160 juta untuk 143 mahasiswa. Demikian Kabag Kesra. (Rull)

Minggu, 07 Agustus 2011

Bergarakan (Red.bangunkan) Sahur

RANTAU, Sejak hari pertama bulan Ramadhan hingga saat ini, terutama menjelang makan sahur banyak murid sekolah atau remaja di kampung Mandarahan, Rantau Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin membangunkan sahur dengan peralatan drum dan alat-alat kentongan, bamboo layaknya warga desa lain. Pada hari pertama bulan Ramadhan, arak-arakan sahur itu terdengar sampai ke desa sebelah kendati berbatasan dengan sungai Tapin. “Tok...Crash..Duk...Duk...! Sahur....Sahur.... Tok...Crash..Duk...Duk...! Sahur....Sahur !, suara tabuhan dan teriakan sejumlah remaja pecahkan hening di dini hari Sabtu dini hari (7/8) kemarin.

Suara itu terdengar setelah waktu menunjukan pukul 2:30 Wita, yang menandakan bahwa makan sahur telah tiba. Aktifitas bergerakan (red.bangunkan) sahur tersebut dihari pertama memang meriah, karena sejak hari pertama sejumlah sekolah meliburkan murid-muridnya. Tradisi bergarakan sahur ini hanya ada saat bulan Ramadhan, dimana dengan tujuan membangunkan umat muslim didaerah ini yang akan melaksanakan ibadah puasa agar tidak telat makan sahur.

Warnet Ramai Pengunjung

Sementara disisi lain sejumlah warung internet (warnet) di kota Rantau, kabupaten Tapin di bulan Ramadhan 1432 Hijriah ramai dikunjungi para pelajar SD, SMP hingga SLTA. “Sejak awal pertama puasa, seluruh box internet di warnet hampir seluruhnya terisi penuh, mereka bermain internet sambil menunggu waktu berbuka puasa, “kata Sintia, pengunjung warnet Geya yang terletak didepan alun-alun kota Rantau.
Iyan, pengunjung warnet ini mengatakan, “Sambil berpuasa tidak ada salahnya bermain di warnet dan mengakses situs facebook (jaringan sosial) dan juga main games online. Bahkan asyik juga sambil nunggu waktu buka puasa bermain games semacam Point Blank dan Counter Strike, “katanya.

Selain itu juga selama bulan Ramadhan para pelajar Sekolah Dasar dan TK diliburkan. Sedangkan bagi siswa SLTP dan SLTA tetap turun selama satu minggu guna mengikuti kegiatan keagamaan di sekolahnya masing-masing.
“Memasuki bulan Ramadhan 1432 Hijrah, murid Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Dasar (SD) libur sebulan penuh. Sementara untuk pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Sederajat serta siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Sederajat libur satu hari awal puasa kemudian hari kedua melaksanakan kegiatan keagamaan selama 5 (lima) hari setelah itu libur sampai tanggal 4 September 2011, “kata Syarifudin Kasi Pembelajaran Dinas Pendidikan Tapin
Namun lanjut dia, untuk murid TK/SD/MI se Tapin ada ditugaskan dirumah kepada murid SD/MI yakni bidang keagamaan seperti kegiatan tarawaih tadarus, oleh guru agama masing-masing sekolah, untuk teknisnya diserahkan kepada masing-masing sekolah bagaimana cara pelaksanaannya nanti, guru agama yang mengaturnya selama memasuki bulan puasa. (Rull)

Sabtu, 06 Agustus 2011

Dinas Perhubungan Sosialisasi Terhadap Pengelola Warnet

RANTAU, Pemerintah Kabupaten Tapin di Dinas Perhubungan dan Informasi Kabupaten Tapin undang seluruh pengelola warung internet (warnet) yang ada di Kabupaten Tapin dalam rangka sosialisasi tata kelola internet kepada pengelola warnet yang ada di Tapin, Kamis (28/7) kemarin.

Sosialisasi yang dilaksanakan Dishub Tapin terhadap pengelola warnet kemarin mengajak untuk perduli dengan “sehatnya” internet kita (Internet Sehat).
“Acara kemarin dalam rangka sosialisasi Tata Kelola Internet yang diadakan Dinas Perhubungan dan Informasi Tapin terkait imbauan terhadap pengelola warnet yang ada di daerah ini untuk memblokir dampak negatif dari internet, terutama situs pornografi di bulan Ramadhan ini, “kata Ervan, pengelola warnet di Tapin, kemarin.

“Sosialisasi Tata Kelola Internet yang dilaksanakan kemarin bertempat di kantor Dinas Perhubungan dan Informasi Kabupaten Tapin dan kebetulan dirinya selaku pengelola warnet didaerah ini turut hadir karena diundang. Sosialisasi kemarin mendatangkan narasumber dari praktisi IT relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Kalimantan Selatan, Ari Rahman, “katanya singkat kepada Wartawan.

Dihadapan seluruh pengelola warnet di Kabupaten Tapin, relawan TIK Kalsel memaparkan sejarah Internet di Indonesia, jaringan TCP IP, hingga perkembangan internet saat ini. Terutama kiat memproteksi dampak negatif penggunaan internet itu sendiri khususnya seperti kejahatan internet, radikalisasi, tingkat pengakses situs porno, peringkat pengakses situs porno di Indonesia, sampai dengan pemicu konflik.
Menurut Ari Rahman, “dampak dari penggunaan internet seperti kejahatan internet di Indonesia disinyalir sudah masuk blacklist online shopping ternama, seperti amazon.com dan ebay.com. Kartu kredit asal indonesia extra diawasi bahkan sebagian besar diblokir. Radikalisasi, para teroris berkomunikasi melalui dunia maya dan ini sulit dilacak aparat keamanan, bahkan teknik membuat bom terdapat di Internet. Keberadaan situs porno juga merupakan salah satu dampak, dimana dari tahun ke tahun Indonesia pengakses situs porno peringkat ke 3, “katanya.

Selain itu, Rahman juga memberikan tip trik dalam sosialisasi tersebut didalam menggunakan internet sehat. “Meminimalkan dampak negatif, pertama peran orang tua dinilai sangat penting dimana Ia harus tetap mendampingi atau memonitor ketika mereka berekplorasi dengan internet dirumah. Selain itu peran guru harus senantiasa membimbing siswa didiknya agar dapat menggunakan internet yang baik saat di sekolah. Selain itu sebuah komunitas termasuk pengelola warnet, pelaksana extra kulikuler, lembaga pelatihan harus bahu membahu dalam mengedukasi masyarakat tentang berinternet sehat. Remaja, anak maupun siswa didik diharapkan dapat belajar bertanggung jawab atas perilaku mereka sendiri termasuk ketika menggunakan internet. Saat ini internet dapat juga diakses melalui ponsel tertentu usahakan dapat mengecek penggunaan internet melalui ponsel anak anda, “katanya dalam sosialisasi tersebut.

Plus Minus Jejaring Sosial bagi Anak dan Remaja


Ada 2 sisi plus minusnya jejaring sosial seperti facebook, dan twiter. Diantaranya dari segi positif, pertama mereka akan dapat belajar cara beradaptasi, bersosialisasi dengan teman publik dan mengelola jaringan pertemanan. Kedua, memperluas jaringan pertemanan. Ketiga, mereka berinteraksi dan menerima umpan balik satu sama lain. Keempat, empaty dan penuh perhatian. Adapun efek negatifnya, dikatakan Rahman diantaranya, pertama, menjadi malas belajar berkomunikasi di dunia nyata, tingkat pemahaman bahasa jadi terganggu. Kedua, situs jejaring sosial akan membuat anak dan remaja lebih mementingkan diri sendiri. Ketiga, tidak ada aturan ejaan dan tata bahasa sehingga mempengaruhi keterampilan menulis mereka disekolah. Keempat, situs jejaring sosial merupakan lahan subur bagi predator untuk melakukan kejahatan di dunia maya. Demikian Ari Rahman. (Rull)

Sabtu, 30 Juli 2011

Kominda Tapin Gelar Rapat Persiapan Ramadhan

RANTAU, Dalam usahanya mencapai visi dan misi Kabupaten Tapin sebagai kabupaten Tapin menjadi serambi Madinah dan mengwujudkan masyarakat yang religius dan sejahtera. Pemerintah Kabupaten Tapin menggelar rapat Kominda bersama antar instansi terkait pada Kamis (28/7) kemarin di Aula Kantor Bupati Tapin.
Kominda terdiri dari beberapa instansi terkait seperti diantaranya Kesbangpolinmas Tapin, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM, Dinas Sosial, Kementerian Agama, dan yang terkait lainnya.

Kepala Kantor Kesbangpolinmas Tapin, Burhanudin, SH, mengatakan, “intinya rapat tersebut dalam rangka menghadapi bulan Ramadhan di Kabupaten Tapin. Dimana penataan, penertiban dan pengamanan kegiatan di bulan Ramadhan akan kita laksanakan, “katanya.

Salah satunya adalah penertiban warung yang berjualan di siang hari pada bulan Ramadhan. Selain itu menertibkan masyarakat yang menyulut petasan pada saat ibadah sholat seperti sholat tarawih, dan juga penertiban gelandangan pengemis. Juga melaksanakan pengamanan seperti mengamankan aksi copet, jambret, dan pencurian. Juga mnegamankan tindak pidana seperti peredaran uang palsu maupun gembel pengemis yang terorganisir.

Sementara dari segi penataan seperti penetapan awal Ramadhan dan 1 syawal, surat edaran tentang himbauan kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa, jadwal waktu buka puasa maupun sahur dan imsyak di bulan Ramadhan. Termasuk menyediakan bahan kebutuhan pokok dan melaksanakan operasi pasar.

Menjelang bulan Ramadhan, harga kebutuhan pokok seperti sembako diperkirakan akan naik, penyebabnya adalah hokum pasar dimana banyak permintaan masyarakat akan meningkat, seiring itupula hargapun merangkak naik untuk konsumsi berbuka dan sahur.
Kenaikan harga kebutuhan pokok dinilai cukup tinggi, sehingga dinilai memberatkan perekonomian masyarakat mengingat bulan Ramadhan tahun ini berbarengan dengan tahun ajaran baru sehingga kebutuhan keluarga meningkat. Masyarakat mengeluhkan, mereka bingung harus membeli apa karena seluruh kebutuhan pokok naik sementara jatah belanja tidak ada kenaikan. Aplagi ramadhan kali ini berberengan dengan anak-anak mereka yang masuk sekolah dan tahun ajaran baru. (Rull)

Kurikulum Nilai-Nilai Pancasila Tahun Ini Kembali di Muat

RANTAU, Kepala Dinas Pendidikan Tapin, h.Akhmad Nabhani, menyampaikan pesan kepada seluruh guru di Kabupaten Tapin untuk kembali memuat kurikulum yang diajarkan terhadap siswa terutama kurikulum yang memuat nilai nilai pancasila. Menurut Kadisdik Tapin bahwa pendidikan nilai-nilai pancasila yang sebelumnya hilang dikurikulum mata pelajaran, kini haruslah dimuat kembali. Alasanya, dikatakan Nabhani, karena pendidikan nilai pancasila ditiadakan dari kurikulum selama hampir kurang lebih 10 tahun, dimana selama waktu tersebut tidak ditanamkan nilai-nilai pancasila terhadap para siswa sehingga timbulah sikap anarkis, dan brutal dari siswa-siswa kita. Syukur alhamdulilah, dikatakan Nabhani, “siswa kita di Tapin tidak ada yang berkelahi dan tawuran, coba kalau di kota-kota besar kita lihat sikap tidak menghargai orang lain dan sopan santunnya yang hilang lantaran pendidikan nilai-nilai pancasila dihilangkan, “katanya.

Ditambahkan Salman, S,Pd Ketua PGRI Kabupaten Tapin, “Menanggapi pernyataan Kepala Disdik Tapin, bahwasanya Menteri Pendidikan Nasional RI tahun ini kembali akan memuat kurikulum yang mengandung nilai-nilai moral pancasila untuk kembali ditanamkan kepada para siswa, “katanya.

“Kalau dahulu pada era kita belajar, pendidikan nilai-nilai pancasila itu berada pada kurikulum Pendidikan Moral Pancasila, dan tahun ini akan dimuat kembali dalam kurikulum PPKN, “katanya. (Rull)

Rabu, 27 Juli 2011

DPD KNPI Berangkat Ke Kota Baru

RANTAU, Pemuda KNPI Kabupaten Tapin yang berjumlah 12 orang hadiri kegiatan kemah bhakti Pemuda KNPI tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Desa Gedambaan Pantai Sarang Tiung, Kota Baru, minggu (24/7) sampai dengan Rabu (27/7).

Ketua DPD KNPI Kabupaten Tapin, H.Mahyudi Noor, mengatakan, “Kegiatan yang kita ikuti ini dalam rangka turut serta memeriahkan HUT KNPI. Kegiatan itu yakni Kemah Bhakti yang pertama kalinya dilaksanakan tahun ini dalam rangka HUT KNPI bertempat di Kota Baru. Bertema membangun sikap pemuda religius dan kreatif ini dihadiri oleh seluruh anggota KNPI Kabupaten kota se-Kalsel. Sejak hari minggu rombongan KNPI Kabupaten Tapin berangkat dari Tapin menuju Kota Baru untuk menghadiri kegiatan kemah bhakti Pemuda KNPI pertama tingkat Provinsi di Kalsel. Ada 12 orang pemuda KNPI Kabupaten Tapin yang turut hadir di kegiatan itu, diantaranya terdiri 10 orang pemuda, 1 pendamping, dan 1 orang Ketua DPD KNPI, “katanya melalui telepon selular.

Kita melakukan kemah bhakti selama 4 hari terhitung mulai tanggal 24 – 27 Juli, bertempat di objek wisata Pantai Sarang Tiung, Kota Baru. Selama 4 hari, kita mengikuti rangkaian kegiatan yang diantaranya, sebut Yudi, “Pada hari Senin (25/7) kemarin, kemah bhakti pertama Pemuda KNPI se-Kalsel diresmikan langsung oleh Menteri Pemuda Olahraga Republik Indonesia, Andi Malaranggeng. Dimana Menpora secara khusus berdialog dengan pemuda KNPI seputar kepemudaan. Dilanjutkan dengan kegiatan seperti silahturahmi ke sesama anggota pemuda KNPI dari Kabupaten kota se-Kalsel, aksi penghijauan, lomba tradisional bakisah (red.bercerita) bahasa banjar , dan lomba lagu banjar, dan malam terakhir yakni diselenggarakan api unggun, “pungkasnya. (Rull)

Pasar Ramadhan Dipersiapkan

RANTAU,– Tanpa terasa sebentar lagi memasuki bulan Ramadhan, dan berbagai instansi tengah melakukan persiapan kegiatan didalam menghadapi bulan suci ini. Diantaranya Dinas Pengelolaan Pasar Kabupaten Tapin yang menyerap aspirasi pedagang wadai (kue) tahunan di pasar Rantau.

Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Kabupaten Tapin, Saiful Bahrin mengatakan, “Bahwasanya pasar wadai yang dikelolanya merupakan agenda tahunan, dimana keinginan adanya pasar khusus di bulan Ramadhan merupakan keinginan para pedagang itu sendiri dengan modal sendiri. Sementara kita di dinas hanya memfasilitasi berupa pembuatan lapak khusus di Pasar Rantau selama Ramadhan berlangsung dan juga termasuk persiapan kegiatan seperti peresmian pasar wadai, pemasangan spanduk, dan termasuk juga pengamanannya agar kondisi tetap kondusif, “katanya Jum'at (22/7) kemarin diruang kerjanya.

“Pasar wadai yang ada di Kalsel selama bulan Ramadhan itu sudah menjadi budaya tradisi warga Kalsel khususnya, dimana kalau kabupaten tetangga itu yang mengurus dan menangani adalah Dinas Pariwisata, sementara kalau di Kabupaten Tapin kebetulan dinas kita yang menanganinya, “katanya.

Disisi lain ditambahkan pedagang di Pasar Rantau, H.Ijum, “Biasanya kalau setiap bulan Ramadhan itu ada sebuah pasar khusus di Pasar Rantau, kalau tahun lalu di areal parkiran. Disitu pedagang mendaftar terlebih dahulu kepada petugas untuk mendapatkan lapak tempat berdagang wadai, “katanya.

“Beragam wadai di jual dipasar pada bulan puasa, kalau ulun (saya) sendiri biasa menjual wadai bingka kentang dan agar-agar, sebagai wadai tradisional orang banjar, “katanya.(Rull)

Kunjungan Bupati Lahat Sumsel Ke Kabupaten Tapin

RANTAU, – Rombongan Bupati Lahat Sumatera Selatan, Aswari Rifai, SE bersama rombongan yang berjumlah sekitar 11 orang mengunjungi Kabupaten Tapin dalam rangka kunjungan kerja, Jum’at (22/07) yang diterima oleh Drs.Akhmad Fauzi, MAP, Wakil Bupati Tapin, beserta jajarannya di Aula Kabinet Kantor Bupati Tapin.

Kunjungan kerja rombongan pejabat Pemkab Lahat, Sumsel Ke Tapin dalam rangka mencari informasi keberhasilan Kabupaten Tapin dalam rangka mendongkrak perekonomian dari sektor batu bara. Terutama penerapan jalan khusus pertambangan yang dibuat oleh perusahaan tambang di daerah ini.

Wakil Bupati Tapin, Akhmad Fauzi, MAP beserta jajarannya menyambut rombongan Bupati Lahat dalam rangka kunjungan kerjanya ke Tapin dengan ungkapan selamat datang di bumi ruhui rahayu ini. Ia menjelaskan tentang potensi-potensi yang ada di daerah ini, salah satunya seputar pertambangan di Tapin.

Sementara Aswari Rifai, SE, Bupati Lahat, Sumsel saat diwawancarai sejumlah wartawan usai acara mengatakan, “Kunjungan kita ke Kabupaten Tapin untuk menggali wawasan terkait bagaimana Kabupaten Tapin mengelola sektor pertambangannya, terutama dalam hal pembuatan jalan khusus angkutan batu batu bara. Di Kabuapaten Tapin sudah memiliki jalan khusus pertambangan, sementara kita di Kabupaten Lahat belum ada. Untuk itu mengingat peraturan larangan angkutan tambang melintasi jalan negara akan dibuat oleh Gurbenur Sumsel pada bulan Oktober 2011 mendatang, seiring itu pula kita akan menerapkannya juga dengan mengimbau kepada perusahaan untuk membuat jalan khusus pertambangan agar masyarakat tak terganggu, “katanya.

“Kita bersama rombongan di Kabupaten Tapin rencananya selama dua hari, dan selama di Tapin kita akan mengali informasi. Kendati demikian kami sudah mengetahui sedikit informasi untuk mendongkrak perekonomian dari sektor batu bara. Informasi yang didapat dari Kabupaten Tapin akan kita bawa dan terapkan di Kabupaten Lahat, Sumsel. Selanjutnya usai acara ini, kita akan meninjau lokasi pertambangan yang ada di daerah ini, “katanya.

Diakhir acara, Bupati Lahat, Aswari Rifai, SE bertukar cinderamata dengan Wakil Bupati Tapin, Drs.Akhmad Fauzi, MAP. (Rull)

Pedagang Ikan Basah Ikut Undian Lapak

RANTAU, – Giliran pedagang ikan basah, daging ayam di pasar raya Rantau, Kamis (21/7) kemarin mengambil undian lapak di Aula Kantor Pemkab Tapin lantai II.
Undian lapak yang dihadiri sekitar 144 pedagang ikan basah, daging ayam, dan daging tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pengelolaan Pasar, yang secara kebetulan juga dihadiri dan dipimpin oleh Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Kabupaten Tapin, Saiful Bahrin.

Menurut Saiful Bharin, Kadis Pengelolaan Pasar Kabupaten Tapin, “Pengundian lapak para pedagang ini untuk yang terakhir kalinya kita laksanakan. Menyusul sebelumnya juga telah dilaksanakan hal serupa secara bergiliran untuk pedagang toko, hingga pengundian pedagang ikan basah yang terakhir kita laksanakan, “katanya.

Adapun langkah selanjutnya, dikatakan Saiful, tinggal merekolasikan saja, atau pemindahan para pedagang ini ke Pasar Keraton yang baru. “Tinggal pemindahan pedagang saja lagi, yang tahun ini dilaksanakan, “katanya.

“Untuk para pedagang ikan basah ini mereka dijatahi sebuah lapak dengan sekat berupa papan triplek di pasar keraton, dimana mereka nanti dikenai biaya sewa sesuai Peraturan Bupati yang akan diberlakukan dengan biaya Rp.30 ribu perbulan, termasuk juga biaya retribusi karcis sehari Rp.500 perharinya, “pungkasnya. (Rull)

Sabtu, 23 Juli 2011

Tim Kajati Kalsel Kunjungi Kabupaten Tapin

RANTAU, ~ Tim Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan yang di kepalai Drs.Didiek Soekarno, SH,MH, berkunjung ke Kabupaten Tapin dalam rangka sosialisasi penegakan hukum Pidana, Perdata, dan Tata Usaha Negara (TUN) dalam implementasi kewenangan kejaksaan sebagai pihak (Pemerintah, BUMN, BUMD). Rombongan tim Kejaksaan Tinggi Kalsel ini terdiri dari Kepala Kejati Kalsel, beserta seluruh kepala kejari Kabupaten kota se-Kalsel. Kedatangan rombongan jaksa ke Kabupaten Tapin disambut Bupati Tapin, Drs.Idis Nurdin Halidi, MAP dan Wakil Bupati Tapin, Drs.Akhmad Fauzi, MAP di Pendopo Balahendang Rantau, Selasa (19/7) kemarin. Turut hadir dalam sosialisasi tersebut Ketua DPRD Tapin, Drs.HM.Arifin Arpan, MM, Kepala Kejaksaan Negeri Rantau, dan seluruh Kepala Dinas dan Badan di lingkungan SKPD Pemkab Tapin.

Bupati Tapin, Drs.Idis Nurdin Halidi, MAP dalam sambutan selamat datangnya merasa bangga sekaligus senang atas kehadiran Kejati dan seluruh kepala Kejari kabupaten kota se-Kalsel ke Kabupaten Tapin. “Kami merasa mendapatkan kehormatan yang luar biasa. Alasannya karena kunjungan para jaksa ini jarang terjadi semenjak dua massa periode kepemimpinan bupati Tapin selama 8 tahun terakhir, “katanya.

Silahturahmi para jaksa ini semoga menjadi berkah bagi Kabupaten Tapin, dimana Kejati Kalsel dihari yang sama akan memberikan sosialisasi penegakan hukum Pidana, Perdata, dan Tata Usaha Negara (TUN) dalam implementasi kewenangan kejaksaan sebagai pihak (Pemerintah, BUMN, BUMD) yang langsung di paparkan oleh Kajati Kalsel, Drs.Didiek Soekarno, SH, MH. “Hal ini jarang sekali terjadi di Kabupaten Tapin dimana pejabat tinggi Kajati Kalsel memberikan sosialisasi penyusuluhan hukum secara langsung ke Kabupaten Tapin, “katanya.

“Sosialisasi tersebut, dikatakan Bupati Tapin sangat penting diikuti bagi aparatur PNS di lingkungan SKPD Pemkab Tapin sebagai pelaksana Pemerintah Daerah, “kata Bupati.

Sementara Kejati Kalsel, Drs.Didiek Soekarno, SH, MH , mengatakan, Kedatangannya bersama rombongan kejari se-Kalsel ke Kabupaten Tapin dalam rangka sosialisasi tugas dan fungsi JAMDATUN dan tugas lainnya didalam instrumen tindak pidana. Sebagaimana dikatakannya, “sosialisasi yang kita laksanakan merupakan salah satu pola pendekatan hukum yang dimulai dengan langkah refresentif di dalam instrument pidana. Artinya sebelum saya bertindak lebih bagus kiat-kiatnya kita sampaikan lebih dahulu atau permisi. Dimana istilah yang disebutkan sesama bus dilarang saling mendahului, “tegasnya.

Adapun kiat kita, lanjut Kajati, “adalah saling mendukung, saling membackup, saling melengkapi namun bukan dalam konsep konspirasi. Artinya penegakan hukum diciptakan agar pemerintahan kondusif, diawali agar supaya tidak terjadi kesalahpahaman maka pendekatan preventif itu perlu dilakukan pihaknya. Contohnya, para jaksa ditugaskan untuk mengawal para instansi publik untuk mengawasi titik rawan tindak pidana korupsi. Maka jaksa-jaksa inteljen kita tugaskan untuk menggiring para pejabat yang kemungkinan keliru dan salah langkah. Pejabat seperti itu perlu kita luruskan dan ditunjukan ke jalan yang benar, inilah yang menjadi kiat kami untuk menciptakan kondisi pemerintahan yang kondusif, “tegasnya.

“Untuk itu, lanjut Kajati, kita kawal instansi publik agar tidak terkena jeratan hukum. Kita memberikan rambu hati-hati, karena kami mengawasi dan melewati daerah sini, “tandasnya. (Rull)

Jumat, 22 Juli 2011

Bupati Tapin Resmikan TK-TP Alqur’an Al Falah

RANTAU, Bupati Tapin, Drs.Idis Nurdin Halidi, MAP, Rabu (20/7) kemarin meresmikan pembangunan gedung TK/TP Alqur’an Al Falah unit 221, bertempat di Desa Lumbu Raya. Peresmian Gedung TK/TP Alqur’an Al Falah juga dihadiri oleh Kepala Kementerian Agama Tapin, HM.Yamani, M,Pd.I, Ketua BKPRMI Tapin, H.Ali Nurdin, Camat Tapin Utara, Harliansyah, KapolsekTapin Utara, Mansyah, SH, dan seluruh pengurus dan santri TK/TP Al-qur’an Al Falah beserta warga masyarakat setempat.

Dalam sambutannya Bupati Tapin, Drs.Idis Nurdin Halidi, MAP mengatakan peresmian TK-TP Alqur’an yang diresmikan ini merupakan TPA yang ke 221 se-Kabupaten Tapin. Menurut penilaian Bupati pribadi bahwa TK-TPA Al-Falah ini merupakan TK yang termegah se-Kabupaten Tapin. Dengan adanya TK-TP Alqur’an di Kabupaten Tapin diharapkan dapat mampu menciptakan generasi qur’ani yang terbebas dari buta baca tulis al-quran. “Bayangkan kalau anak-anak kita pandai mengaji, dan setelah dewasa mendalami sekaligus mengamalkannya, tentunya itu akan menjadi amal jahiriah yang dapat membawa kita masuk surga, baik itu anak-anaknya maupun orang tua. Karena sudah menjadi kewajiban orang tua mendidik anak-anaknya, “kata Bupati Tapin, diiringi doa para undangan yang hadir.

Dikatakan Bupati, Salah satu upaya untuk mengwujudkan misi Kabupaten Tapin menjadikan kota Serambi Madinah, terdapat gerakan-gerakan yang diantaranya pemberantasan buta baca tulis al-qur’an. “Kita mulai dari generasi muda seperti anak-anak kecil, orang tua juga diharapkan dapat memikirkan bagaimana dapat turut berpartisipasi membangun dengan cara mendidik anak-anaknya, “katanya.

Dijelaskan Bupati, maksud serambi madinah adalah masyarakat Tapin mengikuti risalah-risalah yang dibawakan Nabi Muhammad.SAW. Diharapkan masyarakat Tapin dapat benar-benar menjalankan syariat agama, dan melalui kegiatan keagamaan seperti inilah merupakan salah satu kegiatannya. “Misi Kabupaten Tapin menuju serambi madinah sudah didukung oleh kalangan ulama, khususnya Majelis Ulama yang sudah pernah mengadakan musyawarah, dari hasil musywarah tersebut didapat keputusan bahwa ulama mendukung penuh 100 persen pada misi Kabupaten Tapin untuk menjadikan kota Serambi Madinah. Bahkan disamping memutuskan kalangan ulama memberi masukan saran apa yang harus dilakukan Pemerintah daerah untuk menjadi kota serambi madinah. Semoga dengan kebersamaan seperti ini apa yang kita cita-citakan dapat terealisasikan, “kata Bupati Tapin.

Sementara Ketua BKPRMI Kabupaten Tapin, H.Ali Nurdin mengatakan, “Kepada seluruh pengurus yayasan TK TPA Al-qur’an, kami selaku ketua BKPRMI Tapin mengucapkan terima kasih atas terbangunnya sebuah TK-TP Alqur’an di bawah binaan BKPRMI Tapin, dan tak kalah pentingnya yang perlu diketahui bahwa BKPRMI juga dibawah binaan Ketua TP-PKK Kabupaten Tapin. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tapin dan Ketua TP-PKK Tapin juga Pemerintah daerah Tapin atas dibangunnya TK-TP Al-qur’an di daerah ini, dimana semuanya mendukung gerakan pemberantasan buta baca tulis al-qur’an, dan keberadaan TK-TP Al-qur’an diharapkan menjadi berkah bagi kita semua, “pungkasnya. (Rull)

Tapin Kirimkan 120 Kafilah Ke Pelaihari

RANTAU, Kontingen asal Kabupaten Tapin yang diberangkatkan untuk mengikuti Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) ke 8 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Pelaihari itu berjumlah sekitar 120 orang. Kontingen (Kafilah) asal Tapin dilepas keberangkatannya oleh bupati usai pelaksanaan apel peningkatan disiplin PNS, Rabu (20/7) pagi kemarin di halaman kantor Bupati Tapin.

Ketua BKPRMI Kabupaten Tapin, Ali Nurdin, mengatakan, “Ada sekitar 120 orang kafilah asal Kabupaten Tapin yang berangkat ke Pelaihari untuk mengikuti Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) tingkat Provinsi Kalsel di Pelaihari. Mohon doa restu bersama, semoga anak-anak kita yang mengikuti lomba tersebut mendapatkan keberhasilan dan kembali membawa nama harum bagi daerah ini, “katanya.

“Sebelumnya beberapa bulan lalu, kita juga telah berupaya melaksanakan pembinaan dalam persiapan mengikuti FASI tingkat provinsi. Semoga dengan upaya yang kita lakukan dapat membawa keberhasilan yang gemilang, “katanya.

Rencananya, anak-anak kita ini akan berangkat pada hari Kamis (21/7), selama 5 hari mereka akan berjuang mengharumkan nama baik daerah. Lanjut Ia melaporkan kepada Bupati, “bahwa penyerahan bantuan Hibah Pemerintah Kabupaten Tapin untuk operasinal BKPRMI itu sudah diberikan, bahkan kami sudah menerima. Dana tersebut digunakan yang diantaranya untuk operasional keberangkatan para kafilah mengikuti FASI tingkat Provinsi Kalsel. Selain itu juga buat kesejahteraan Ustadz/Ustazah yang mengajar di berbagai taman pengajian Al quran di bawah naungan BKPRMI Tapin.

Bupati Tapin Doakan Para Kafilah Tapin

Sementara Bupati Tapin secara khusus mengajak para hadirin undangan untuk berdoa bersama, dimana kafilah anak-anak kita akan berangkat mengikuti Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI ke 8) tingkat Provinsi Kalsel di Pelaihari yang insya Allah akan di buka pada hari Jum’at. “Kita doakan mereka semoga berhasil sukses, dan semoga tercapai apa yang kita inginkan, “katanya.

Dikatakan Bupati, yang namanya festival dan lomba tentu ada yang menang dan kalah. “Kalau menang kita bersyukur alhamdulilah, kalau kalah kita tidak perlu kecewa. Namun tetap optimis bahwa anak-anak kita pasti bisa, asalkan terus dibimbing, “pungkasnya.(Rull)

Bupati Tapin Sumbang Dana Pribadi Untuk Bangun TK-TP Al-qur’an

RANTAU, TK/TP Al-Qur’an Al Falah unit 221 di Desa Lumbu Raya dibangun sejak tahun 2001 lalu, dibangun diatas tanah wakaf dari warga masyarakat setempat bernama Hj.Mursidah dan Syamsudin. “Dengan terbangunnya bangunan TK-TP Al-Qur’an Al Falah di Desa Lumbu Raya dinilai sangat banyak manfaatnya terutama dalam pengembangan nilai-nilai keagamaan, “kata Sekretaris Yayasan TKA/TP Al-qur’an Al Falah, Jamaluddin Khaidir, kemarin.

“Di TPA ini ada 7 pengajar ustad-ustadzah baca tulis al-qur’an, dengan jumlah santri yang dari tahun ke tahun semakin meningkat. Tahun sebelumnya jumlah santri ada 21 orang, kini meningkat menjadi 71 orang, “katanya.

“TKA/TP Al-qur’an Al Falah dibangun dari dana bantuan hibah pemerintah daerah sebesar 210 juta, ditambah dana sumbangan swadaya masyarakat sekitar 58 juta. Namun masih kurang sekitar 12 juta, untuk pembangunan tempat wudhu, halaman parkir, dan juga pemasangan listrik, “katanya.

Alhamdulilah, Bupati Tapin dengan sifat kedermawanannya secara simbolis di acara peresmian TK-TP Al-Qur’an menambahkan kekurangan dana untuk kelanjutan pembangunan TK-TP Alqur’an dengan dana pribadi. (Rull)

Selasa, 19 Juli 2011

Air Terjun Di Kariaman Piani



RANTAU, ~ Gunung pemujaan terletak di Desa Kariaman, Miawa, Kecamatan Piani. Berjarak 17 KM dari kota Rantau, berpergian ke kawasan Piani tentunya Anda akan disuguhkan pemandangan kawasan hutan yang masih asri dan sejuk, dan di antara gunung Pemujaan terdapat air terjun dengan kondisi airnya yang masih jernih dan bersih. Sebenarnya air terjun ini merupakan objek wisata alami yang memantulkan keindahan tersendiri. Air sungai mengalir dengan jernih, sedang di berbagai tempat terdapat batu-batu besar. Ditambah dengan aliran sungai ini dinaungi pohon yang sangat lebat sehingga terasa sangat sejuk. Namun sayangnya kawasan panorama alam seindah ini masih belum maksimal digarap oleh pemerintah daerah setempat.

Penduduk setempat menyebutnya sebagai gunung pemujaan, dimana penduduknya rata-rata adalah petani karet. Sebagaimana disebutkan pemilik lahan karet di Kariaman, H.Suni, “Lokasi air terjun berada di bawah perkebunan karetnya seluas 3 hektar, dan hanya bisa dilalui jalan setapak. Adapun kawasan lahan parkir itu kerjaan pemuda di desa sini dimana mereka mamatok harga parkir setiap pengunjung ke air terjun di Kariaman Rp.5 ribu rupiah, “katanya.

Pada hari libur biasanya air terjun ini ada saja dikunjungi para remaja, untuk piknik sambil membawa makanan. Air terjun ini dapat dijangkau dengan kendaraan bermotor. Namun untuk mendekat ke air terjun harus turun berjalan kaki melintasi jalan setapak, yang kebetulan melintasi jalan di areal perkebunan karet milik H.Suni. (Rull)

Warga Tapin Lalui Malam Nifsu Syaban Dengan Ibadah

RANTAU, ~ Semenjak sabtu sore kemarin, banyak warga Tapin berduyun-duyun ke masjid-masjid terdekat di desanya untuk melaksanakan sholat Magrib berjamaah yang dirangkai dengan sholat sunat berjamaah. Mereka melalui malam nifsu syaban dengan banyak beribadah dan meminta ampunan terhadap Allah.SWT.

Sementara Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Tapin, HM.Yamani,M,Pd.I mengatakan, ”Untuk malam nifsu syaban itu ditetapkan pada hari sabtu (16/7) malam atau malam minggu, untuk itu perbanyaklah istigfar meminta ampunan terhadap Allah.SWT, “katanya melalui pesan singkat SMS-nya.

Pantauan Blogger ini sejak sabtu sore, ada beberapa warga yang tengah bersiap diawali dengan saling maaf memaafkan sesama jiran tetangga maupun sanak keluarga. Selanjutnya bersama-sama ke masjid atau surau terdekat untuk melaksanakan sholat berjamaah.

Alfian, jamaah masjid Humasa Rantau, mengatakan, “Seperti tahun-tahun sebelumnya pada malam nifsu syaban banyak warga yang melaksanakan sholat sunah berjamaah. Karena menurut kepercayaan masyarakat pada malam ini adalah malam pergantian catatan buku amal kebaikan umat manusia setiap tahunnya, dan saat pergantiannya alangkah baiknya diawali dan diakhiri dengan sesuatu yang baik, “katanya.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan, seusai sholat magrib berjamaah, para jamaah membaca surat yasin 3 kali dengan niat dipanjangkan umur dan taat beribadah serta diberi rezeki yang banyak. Selanjutnya sholat sunat hajat, lalu sholat Isya dan sholat tasbih berjamaah. (Rull)

Jumat, 01 Juli 2011

Disperindagkop Tapin Sosialisasi Perkoperasian

RANTAU,~ Koperasi yang ada di Kabupaten Tapin sekitar 130 koperasi, dengan koperasi yang tak aktif ada 128 unit. Sementara jumlah koperasi yang aktif hanya 102 koperasi, dan tercatat dari jumlah koperasi di Kabupaten Tapin yang sudah melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT) 24 unit.

“Dari jumlah 102 unit koperasi yang aktif hanya 24 unit yang sudah melaksanakan RAT di tahun 2010 lalu, “kata Kepala Dinas Perindagkop Tapin melalui Kabid Koperasi dan UMKM, H.Suriani Ibus, S,Sos didampingi Fernadi, Kasi Bina Lembaga Koperasi dan UMKM, Kamis kemarin usai menghadiri acara sosialisasi koperasi.

Oleh karena itu, lanjut Ibus sapaan akrabnya, karena masih banyaknya yang belum mengerti tentang pengkoperasian, maka Dinas Industri Perdagangan Koperasi dan UKM Tapin menggelar sosialisasi prinsip-prinsip dan pemahaman perkoperasian terhadap pengurus koperasi yang ada di Kabupaten Tapin pada Kamis (30/6) kemarin bertempat di Aula Kantor Dinas Pemuda Olahraga Tapin.

Terdapat 30 peserta pengurus koperasi yang hadir dalam acara sosialisasi kemarin baik itu pengurus koperasi yang baru berdiri maupun pengurus koperasi yang lama. Intinya dalam kegiatan sosialisasi tersebut kita memberikan pemahaman terkait perkoperasian dimana indikator utamanya adalah mereka memiliki kewajiban dalam setiap tahunnya menggelar rapat anggota tahunan (RAT). Hal itu berdasarkan UU, dimana semua lembaga usaha berbentuk koperasi diwajibkan melaksanakan RAT. “Rapat Anggota Tahunan (RAT) ini merupakan bentuk pelaksanaan undang-undang dan pertanggungjawaban pengurus koperasi kepada anggotanya, “katanya.

Selain itu, koperasi yang belum melaksanakan RAT kita sudah surati mereka yang tidak melaksanakan kewajiban, bahkan kini kita terus melakukan sosialisasi dengan anggaran yang tersedia di Dinas Koperasi UKM Tapin. Demikian Suriani Ibus. (Rull)

BNK Tapin Bakal Gelar Hari Anti Narkotika Se Dunia

RANTAU, ~ Badan Narkotika Kabupaten Tapin (BNK) bekerjasama dengan Polri dan Pemda Setempat dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Se-Dunia, berencana akan menggelar kegiatan sepeda santai bagi masyarakat yang sekaligus dirangkai dengan penyuluhan bahaya narkoba. Ancaman Narkoba semakin merajalela dan sangat mengkuatirkan.

Zulfan, S,Sos Sekretaris BNK Tapin mengatakan, Selasa (28/6) kemarin, “Pada bulan juli ini kita akan memperingati kegiatan sepeda santai dalam rangka memperingati hari anti narkoba se dunia. Selama ini BNK Tapin tak hanya melaksanakan penyuluhan ke sekolah-sekolah, namun akan menggelar kegiatan olahraga seperti sepeda santai yang akan dirangkai dengan penyuluhan, dan dilaksanakan nanti di bulan juli ini, “katanya.

Dari data BNK di Kabupaten Tapin bahwa peredaran dan pengguna narkoba dari tahun ke tahun meningkat, dan Kabupaten Tapin tercatat berada di posisi nomor 3 setelah Banjarmasin. Data tahun 2010 kemarin ada 26 tersangka dengan jumlah 24 kasus pengguna maupun pengedar narkoba. Di Tahun 2011 ini, terhitung mulai bulan Januari sampai bulan Juni 2011 ini sudah ada 17 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 19 orang.

Menurut Zulfan, daerah strategis dan rawan pengedaran dan pengguna narkoba berada di Binuang dan Tapin Selatan, dimana saat ini banyak pengguna maupun pengedar jenis narkotika golongan I seperti serbuk heroin Shabu-Shabu berada didua kawasan disana. “Untuk itu kedepan kita akan melakukan penyuluhan baik itu terhadap kalangan pelajar, maupun pihak karyawan perusahaan-perusahaan pertambangan, “pungkasnya. (Rull)

Pemilihan Guru Berprestasi Sepi Peminat

RANTAU,~ Pemilihan guru berprestasi yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin selasa kemarin minim peserta, dan hanya diikuti sekitar 10 orang guru dan 1 kepala sekolah di Tapin. Angka tersebut menunjukan minat peserta seleksi guru berprestasi di Tapin relatif rendah. Padahal kegiatan pemilihan guru berprestasi yang digelar Dinas Pendidikan Tapin adalah salah satu instrument untuk mengukur tingkat mutu pendidikan di daerah ini.

Pemilihan guru berprestasi ini di ikuti sepuluh orang guru, dan satu kepala sekolah. Para peserta guru berprestasi itu pada Selasa (28/6) kemarin mengikuti tes presentasi hasil karya Ilmiah, bertempat di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin.

Terkait hal itu, tentunya menjadi prihatin beberapa pihak di Dinas Pendidikan Tapin dimana Sekretaris Dinas Pendidikan Tapin, Arjoansyah, ketika dikonfirmasi perihal itu membenarkan bahwa hanya ada satu kepala sekolah yang mengikuti pemilihan guru berprestasi tahun ini, padahal jumlah guru di Tapin itu sangat banyak. Dari jumlah 175 Kepala Sekolah Di Tapin hanya 1 orang kepala sekolah yang ikut. Kepala Sekolah yang mengikuti yakni Kepala Sekolah SDN Binuang Sembilan atas nama Munzirin SPd.
“Untuk tahun depan setiap sekolah wajib mengirimkan satu orang untuk mengikuti seleksi pemilihan guru berprestasi, “ ujar Arjo. Apabila tidak ada satu orang yang mengikutinya maka kepala sekolah yang bersangkutan yang bertanggung jawab.
Padahal dinas pendidikan Tapin membuka pendaftaran seleksi guru berprestasi ini panjang waktunya yang seyogyanya berakhir pada bulan mei tadi. Namun di perpanjang hingga bulan juni. “Hal ini dikarenakan sepi peminat jadi diperpanjang pendaftarannya, “pungkasnya. (Rull)

Anggota KODIM 1010 Rantau dan Polres Tapin Donor Darah

RANTAU, ~ Puluhan Komando Distrik Militer 1010 Rantau, dan anggota Polres Tapin pada Selasa (28/6) kemarin gelar bhakti sosial donor darah di Mess PT.Kalimantan Prima Persada (KPP), Bypass Rantau. Acara donor darah yang disponsori PT.Astra dan PT.Kalimantan Prima Persada (KPP) tersebut bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Tapin, Palang Merah Indonesia (PMI) Kalsel, Kodim 1010 Rantau, dan Polres Tapin.

Dandim 1010 Rantau, Joko Suparyoto, mengatakan, “Bhakti sosial donor darah ini kegiatan yang mulia dan bermanfaat. Sebab beberapa waktu lalu ada seseorang yang mencari darah di kodim 1010 Rantau, dan saat itu memang tak ada. Diharapkan dengan kegiatan ini dapat membantu menambah stok darah bagi PMI, “katanya.

“Anggota kita yang mendonorkan darahnya dalam kegiatan bhakti sosial ini berjumlah sekitar 503 orang, “katanya. Angka itu termasuk pimpinan di KODIM 1010 Rantau, dan juga Ketua Persatuan Istri TNI (Persit) yang juga Nampak terlihat hadir mendampingi suami. Adapun pendonor darah dikegiatan bhakti sosial ini berasal dari Anggota Kodim 1010 yang berjumlah sekitar 500 personil.

Ditambahkan, Kapolsek Tapin uTara, AKP.Mansyah, menyatakan, “Donor darah yang dilaksanakan ini adalah untuk membantu ketersedian darah bagi PMI, karena usai acara donor darah yang dilaksanakan kantung darah yang didapat akan diserahkan ke PMI Kalsel dan mennjadi ketersediaan darah mencukupi, “katanya.

Sementara Teguh, perwakilan dari PT.KPP menyatakan, “Target kita dalam kegiatan bhakti sosial donor darah ini berjumlah sekitar 200 kantung darah, dimana ada program perusahaan dari PT.Astra Group yang menargetkan mendapatkan sekitar 55.000 kantung darah se-Indonesia. Adapun kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan partisipasi PT.KPP yang turut perduli pada kesehatan, “katanya.

Pendonor darah dalam acara tersebut, lanjut Teguh, berasal dari anggota KODIM 1010 Rantau, Pesartuan Istri TNI Chandra Kirana, Personil di Polres Tapin, karyawan dan Karyawati PT.KPP, dan elemen Masyarakat. Demikian Teguh. (Rull)

Rabu, 29 Juni 2011

5 Kasus Penderita Kaki Gajah di Kecamatan CLU

(Penderita dan Warga Diambil Sampel Darahnya Oleh Dinkes Tapin)


RANTAU,~ Dinas Kesehatan Tapin menyatakan ada 5 kasus penyakit kaki gajah yang dialami warga yang ada di desa Buas-Buas, Pariok, Margasari Ilir dan Sungai Salai di kecamatan Candi Laras Utara.

Keterangan tersebut dilontarkan Rahmat, Kasi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) didampingi Risnawati Pengelola Program P2 Fulariasis di Dinas Kesehatan Tapin, kepada sejumlah wartawan Selasa (27/6) kemarin di ruang kerjanya.

Warga yang terkena penyakit kaki gajah ini ditemukan oleh petugas kesehatan di dinas Kesehatan Tapin, karena mereka rata-rata yang mengidap penyakit kaki gajah malu untuk berkomunikasi, Apalagi untuk berobat ke puskesmas terdekat. Sehingga petugas kesehatanlah yang di tuntut aktif untuk menyingkapi persoalan dan melaporkan adanya penyakit tersebut. Dari segi kelompok umur, rata-rata penderita penyakit kaki gajah ini dewasa berumur lanjut usia, bahkan ada diantaranya remaja berumur 19 tahun.

Dari data di Dinas Kesehatan Tapin, sejak tahun 1980 di desa tersebut sudah ada yang menderita penyakit kaki gajah, dan rata-rata telah lanjut usia dan semuanya sudah meninggal dunia. Dan tahun 2011 ini ditemukan kembali, 5 orang pengidap kaki gajah yang tersebar di desa Buas-Buas, Sungai Salai, Pariok, dan Margasari Ilir.

Dinas Kesehatan Tapin pada bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) pada awal bulan Juni lalu telah mengambil sampel darah terhadap pasien yang terkena penyakit kaki gajah, dan juga darah warga di Desa Sungai Salai dan desa Buas-Buas kecamatan Candi Laras Utara.

Pengambilan sample darah ini merupakan langkah Dinas Kesehatan Tapin dalam menangani penderita kaki gajah di daerah itu.

“Tujuan pengambilan sample darah untuk memutuskan matarantai agar virus tidak menyebar dan berkembang di tubuh pasien dan juga agar warga masyarakat sekitar tidak tertular. Karena cara penularan penyakit ini melalui gigitan nyamuk. Kaki gajah atau Filariasis ditularkan dari seseorang yang dalam darahnya terdapat anak cacing (microfilaria) kepada orang lain melalui gigitan nyamuk, “katanya.

Mereka yang terkena penyakit kaki gajah ini tidak akan sembuh dari apa yang dideritanya, karena penyakit ini sulit untuk disembuhkan. Untuk kembali seperti semula nampaknya tidak mungkin, karena penanganan untuk penyakit ini hanya sifatnya membunuh cacing filariasis agar tidak berkembang.

Warga di Desa Buas-Buas dan Sungai Salai pada 7 Juni dan 21 Juni 2011 lalu dilakukan tes pengambilan sample darah warga pada malam harinya. Kita mengambil sample darah terhadap 501 orang warga desa Buas-Buas pada 7 Juni, dan 535 orang warga desa Sungai Salai, kecamatan Candi Laras Utara.

Saat ini sample darah tersebut sedang di periksa uji lab di Jakarta, dan masih menunggu hasil. Jika hasil uji lab melebihi batas diatas 1 persen itu biasanya dilakukan pengobatan massal. Dan jika hasilnya dinyatakan negative, lanjut, Risnawati, pihaknya akan tetap terus mengontrol penyebaran penyakit yang disebabkan oleh tiga jenis cacing filarial yakni Wucheria bancrofti, Brugia Malayi, dan Brugia Timori.

Sipenderita selain diambil uji sampel darahnya pada malam hari Dinkes juga memberikan pengobatan dengan dietyl carbamacyl cytrat (DCC) selama 10 hari serta pemberian obat abendasol. Penyakit kaki gajah disebabkan oleh gigitan nyamuk yang menularkan micro filaria (cacing filaria) pada tubuh manusia.(rull)

Tag Netwrok : Kementerian Kesehatan RI, Kemenkes RI, Kaki Gajah, Penyakit menular