RANTAU, ~ Sampai hari ke 10 bulan Ramadhan 1432 hijriah kali ini, masih dimanfaatkan Bupati Tapin, Drs.Idis Nurdin Halidi, MAP dan rombongan pejabat dilingkungan SKPD Pemkab Tapin untuk terus melakukan silahturahmi dan berkumpul bersama masyarakat dalam rangkaian kegiatan safari ramadhan.
Pada selasa (9/8) pekan kemarin bertepatan hari ke 9 bulan puasa, Bupati bersama rombongan pejabat pemerintah mengunjungi warga desa Bakarangan, kecamatan Bakarangan dalam rangkaian kegiatan safari ramadhan, sekaligus juga melaksanakan acara buka bersama di masjid Al-Qabul Desa Bakarangan. Selain melaksanakan buka puasa bersama, bupati Tapin juga memberikan bantuan dana untuk pembangunan masjid Al-Qabul di Kecamatan setempat.
Bupati Tapin, Drs.Idis Nurdin Halidi, MAP dalam sambutannya menyatakan kunjungan dirinya bersama rombongan pejabat pemerintah daerah setempat ke Kecamatan Bakarangan ini pertama dalam rangka kegiatan safari ramadhan, dimana kami dapat melihat langsung dan bertemu langsung dengan warga masyarakat Bakarangan dalam aktifitas keagamaan dan kondisi masyarakat setempat. “Disaat kita sedang melaksanakan ibadah puasa, sekaligus bersilahturahmi ini diharapkan dapat meningkatkan hubungan yang sinergi sebagaimana dikatakanya Hablu minalloh, wahablu minanas, hubungan dengan Allah dan hubungan sesama manusia. Alhamdullilah, kita selalu menjaga kebersamaan ini dan semoga kita semua mendapatkan lindungan dari Allah, SWT, “katanya.
Kedua, kami bisa menampung aspirasi masyarakat Bakarangan, dimana kalau ada saran dalam rangka pembangunan seperti usulan pembangunan di kecamatan itu dapat dilayangkan ke Pemerintah Daerah setempat. Insya Allah, kami akan bantu jika dana di APBD mendukung. Selain melaksanakan safari ramadhan dan buka puasa bersama, bupati Tapin saat itu juga memberikan bantuan uang Rp.10 juta untuk pembangunan masjid Al-Qabul di Kecamatan Bakarangan. Dikatakan Bupati, “Selama bulan Ramadhan 1432 hijriah, telah banyak daerah daerah yang kita kunjungi sejak hari ke 3 puasa dalam rangka safari ramadhan. Dimana kemarin di Candi Laras Selatan (CLS), kita juga memberikan bantuan dana untuk pembangunan masjid di Desa Beringin Kecamatan CLS, dan juga masjid yang ada di Desa Labung kecamatan Tapin Tengah. Kita ingin setiap kecamatan di Kabupaten Tapin memiliki masjid jami, sebagai masjid kebanggaan bagi kecamatannya masing-masing. Kalau di kabupaten itu sudah ada dibangun sebuah masjid raya Nurul Falah Rantau, dan diharapkan setiap kecamatan juga memiliki masjid jami sebagai kebanggaan bagi kecamatan itu, “katanya.
Dalam safari ramadhan, selain Bupati juga dihadiri sekretaris daerah Tapin, dr.Rachmadi, M,Si, Kepala Kementerian Agama Tapin, Drs.HM.Yamani, M,Pd.I, kepala Dinas dan kepala Badan masing-masing SKPD di lingkungan Pemkab Tapin, para camat, dan unsur Muspida seperti Kepala Kejaksaan Negeri Rantau. (Rull)
Sabtu, 13 Agustus 2011
BAZ Surati Perusahaan Dan Instansi Untuk Bayar Zakat
RANTAU, Ketua Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Tapin, Ruslan Abdul Ghani mengatakan, “Di bulan Ramadhan ini kita telah mengimbau seluruh siswa-siswi sekolah dan lembaga pendidikan di Kabupaten Tapin, maupun instansi pemerintah dan perusahaan diminta untuk bersedeqah di bulan suci ramadhan yang penuh berkah. Hasil sadaqah dan zakat yang dikumpulkan BAZ Tapin nantinya akan kita distribusikan kepada fakir miskin didaerah ini, “katanya, Kamis (28/7) pekan kemarin.
Dikatakan Ruslan, “Hasil zakat yang dikumpulkan BAZ dari siswa-siswi sekolah dan lembaga pendidikan, itu nantinya akan kita distribusikan kepada pelajar yang perekonomian mereka tak mampu, “katanya.
“Seluruh perusahaan, instansi pemerintah oleh petugas kita Unit Pengelola Zakat (UPZ) telah disurati perihal untuk membayar zakat. Apalagi sebentar lagi memasuki bulan suci Ramadhan, dimana pada bulan ini banyak sekali memiliki keutamaan. Bersedeqah dibulan Ramadhan tentunya memiliki keutamaan, “pungkasnya. (Rull)
Dikatakan Ruslan, “Hasil zakat yang dikumpulkan BAZ dari siswa-siswi sekolah dan lembaga pendidikan, itu nantinya akan kita distribusikan kepada pelajar yang perekonomian mereka tak mampu, “katanya.
“Seluruh perusahaan, instansi pemerintah oleh petugas kita Unit Pengelola Zakat (UPZ) telah disurati perihal untuk membayar zakat. Apalagi sebentar lagi memasuki bulan suci Ramadhan, dimana pada bulan ini banyak sekali memiliki keutamaan. Bersedeqah dibulan Ramadhan tentunya memiliki keutamaan, “pungkasnya. (Rull)
Pemkab Tapin Akan Bangun Pasar Binuang Tahun 2011 ini
RANTAU, Pemerintah Kabupaten Tapin melalui Dinas Pekerjaan Umum telah menganggarkan dana sekitar Rp.11 miliar untuk membangun Pasar Binuang diatas tanah seluas 64 hektar yang terletak di kawasan Binuang Baru. “Pasar Binuang Baru ini cikal bakal pengganti pasar Binuang lama yang ada sekarang ini. Mengingat kondisinya saat ini padat dan sempit hingga dinilai sudah tidak layak lagi, “kata Kepala Dinas PU Kabupaten Tapin, Ir.Gusti Noorzaman, melalui Kabid Teknis, Edy Priyanto, Kamis (28/7), pekan kemarin.
Dikatakan Edy, “Pembangunan pasar Binuang akan segera dibangun tahun 2011 ini, bahkan saat ini sudah dalam proses lelang pengerjaan. Persiapan kita diantaranya perencanaan pembangunan pasar Binuang. Diperkirakan bulan Oktober 2011 ini dimulai pekerjaan fisik, “katanya.
“Pembangunan pasar Binuang sudah disiapkan anggaran dananya dari Pemerintah Kabupaten Tapin, untuk tahun 2011 ini ada dana sekitar Rp.11 miliar yang sudah disetujui, “kata Edy, diruang kerjanya.
Adapun lokasi pembangunan pasar Binuang akan berpusat di atas lahan seluas 64 hektar dikawasan Binuang Baru, dimana disebutkan Edy, itu berada diatas tanah milik Negara. Saat dikonfirmasi adakah pembebasan lahan untuk pembangunan pasar, dijawab Edy, “Bicara tentang lahan itu sangat sensitif sekarang, mengingat pengerjaannya saat ini baru mulai proses lelang, takut karena perihal tanah sangat sensitif. Namun itu bisa nanti kalau memang diperlukan pembebasan lahan untuk pembangunan pasar Binuang Baru akan kita jawab. Namun pastinya lahan untuk pembangunan pasar Binuang berdiri diatas lahan milik negara, “katanya.
Sebelumnya Sekretaris Dinas PU, H.Masraniansyah, mengaku bahwa “program pekerjaan pembangunan yang menjadi prioritas di tahun 2011 ini diantaranya pengerjaan jalan di kawasan Rantau Baru, Pasar Keraton, Gedung Islamic Centre. Di Binuang pengerjaan jalan Lingkar Binuang, dan Pembangunan Pasar Binuang yang tahun 2011 ini disetujui dan dananya telah dianggarakan oleh Pemda setempat, “pungkasnya. (Rull)
Dikatakan Edy, “Pembangunan pasar Binuang akan segera dibangun tahun 2011 ini, bahkan saat ini sudah dalam proses lelang pengerjaan. Persiapan kita diantaranya perencanaan pembangunan pasar Binuang. Diperkirakan bulan Oktober 2011 ini dimulai pekerjaan fisik, “katanya.
“Pembangunan pasar Binuang sudah disiapkan anggaran dananya dari Pemerintah Kabupaten Tapin, untuk tahun 2011 ini ada dana sekitar Rp.11 miliar yang sudah disetujui, “kata Edy, diruang kerjanya.
Adapun lokasi pembangunan pasar Binuang akan berpusat di atas lahan seluas 64 hektar dikawasan Binuang Baru, dimana disebutkan Edy, itu berada diatas tanah milik Negara. Saat dikonfirmasi adakah pembebasan lahan untuk pembangunan pasar, dijawab Edy, “Bicara tentang lahan itu sangat sensitif sekarang, mengingat pengerjaannya saat ini baru mulai proses lelang, takut karena perihal tanah sangat sensitif. Namun itu bisa nanti kalau memang diperlukan pembebasan lahan untuk pembangunan pasar Binuang Baru akan kita jawab. Namun pastinya lahan untuk pembangunan pasar Binuang berdiri diatas lahan milik negara, “katanya.
Sebelumnya Sekretaris Dinas PU, H.Masraniansyah, mengaku bahwa “program pekerjaan pembangunan yang menjadi prioritas di tahun 2011 ini diantaranya pengerjaan jalan di kawasan Rantau Baru, Pasar Keraton, Gedung Islamic Centre. Di Binuang pengerjaan jalan Lingkar Binuang, dan Pembangunan Pasar Binuang yang tahun 2011 ini disetujui dan dananya telah dianggarakan oleh Pemda setempat, “pungkasnya. (Rull)
KPU Tapin Usulkan Dana Pilkada 2012
RANTAU, ~ Dalam rangka mempersiapkan proses penyelenggaraan pemilu kepala daerah (pilkada) Kabupaten Tapin tahun 2012 nanti, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tapin mulai beraktifitas dan bergerak. Salah satu diantaranya KPU Tapin mengusulkan rencana anggaran Pilkada kepada Pemerintah daerah setempat senilai Rp.12 miliar,-. Hal itu terungkap pada Rabu (10/8) kemarin saat sejumlah anggota KPU dan Ketua KPU Tapin mengunjungi Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Kekayaan Aset Daerah Tapin dikantornya.
“Jumlah anggaran yang direncanakan tersebut dibagi dua putaran, jika terjadi dua putaran. Pada putaran pertama anggaran yang dibutuhkan sebesar 7,6 miliar, dan pada putaran kedua direncanakan senilai 4,1 miliar. Anggaran dana tersebut diluar dari anggaran keamanan dan sebagainya, “kata Ibnu Madjah, Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tapin, diruang kantor Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Kekayaan Aset Daerah Tapin, kemarin.
Selanjutnya berdasarkan Permendagri Nomor 44 tahun 2007 tentang pedoman pengelolaan anggaran pilkada, rencananya usulan anggaran pilkada dari KPU tersebut akan disampaikan kepada Bupati Tapin, selanjutnya dibahas oleh tim anggaran Pemda setempat dengan melibatkan KPU, “kata Ibnu yang diamini sejumlah anggotanya seperti Aminudin, Asrazi Azidin Sekretaris KPU, Ibu Dewi dan juga Habib.
Terkait sudah adakah calon Bupati Tapin yang mulai bergerak saat ini di kantor KPU Tapin, Ketua KPU Tapin, “Saat ini belum ada dan masih belum timbul lagi, mungkin nanti setelah mendekati pelaksanaan besar kemungkinan akan ada, “katanya kepada sejumlah wartawan.
Ditambahkan Samsi, Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Kekayaan Aset Daerah Tapin. “Sebelumnya anggaran dana yang disebutkan pada putaran pertama itu senilai Rp.8,9 miliar. Namun ada penyusutan hingga disebutkannya 7,6 miliar. Untuk sementara anggaran yang diajukan kepada Pemda setempat oleh KPU Tapin masih belum pasti kapan ditetapkan karena masih perlu dibahas dalam rapat bersama tim anggaran di Pemkab Tapin, “pungkasnya. (rull)
“Jumlah anggaran yang direncanakan tersebut dibagi dua putaran, jika terjadi dua putaran. Pada putaran pertama anggaran yang dibutuhkan sebesar 7,6 miliar, dan pada putaran kedua direncanakan senilai 4,1 miliar. Anggaran dana tersebut diluar dari anggaran keamanan dan sebagainya, “kata Ibnu Madjah, Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tapin, diruang kantor Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Kekayaan Aset Daerah Tapin, kemarin.
Selanjutnya berdasarkan Permendagri Nomor 44 tahun 2007 tentang pedoman pengelolaan anggaran pilkada, rencananya usulan anggaran pilkada dari KPU tersebut akan disampaikan kepada Bupati Tapin, selanjutnya dibahas oleh tim anggaran Pemda setempat dengan melibatkan KPU, “kata Ibnu yang diamini sejumlah anggotanya seperti Aminudin, Asrazi Azidin Sekretaris KPU, Ibu Dewi dan juga Habib.
Terkait sudah adakah calon Bupati Tapin yang mulai bergerak saat ini di kantor KPU Tapin, Ketua KPU Tapin, “Saat ini belum ada dan masih belum timbul lagi, mungkin nanti setelah mendekati pelaksanaan besar kemungkinan akan ada, “katanya kepada sejumlah wartawan.
Ditambahkan Samsi, Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Kekayaan Aset Daerah Tapin. “Sebelumnya anggaran dana yang disebutkan pada putaran pertama itu senilai Rp.8,9 miliar. Namun ada penyusutan hingga disebutkannya 7,6 miliar. Untuk sementara anggaran yang diajukan kepada Pemda setempat oleh KPU Tapin masih belum pasti kapan ditetapkan karena masih perlu dibahas dalam rapat bersama tim anggaran di Pemkab Tapin, “pungkasnya. (rull)
Penerbitan Kartu Jamkesmas Baru Tunggu Data Sensus BPS
RANTAU, ~ Pernebitan kartu baru peserta jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) masih menunggu hasil sensus data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang saat ini masih melakukan pendataan program perlindungan sosial 2011 yang dilaksanakan sejak bulan Juli kemarin.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin, drg.Kusudiarto, “Semua warga Tapin yang ikut jaminan kesehatan masyarakat nantinya akan menggunakan database terpadu yang sedang didata oleh BPS, “katanya, kamis (4/8) pekan kemarin diruang kerjanya.
Dijelaskan Kusudiarto, “Terkait penerbitan kartu baru peserta jamkesmas di Tapin ini menyusul adanya permintaan dari pemerintah pusat terhadap kepala daerah untuk memperbarui data peserta jaminan kesehatan masyarakat (jamkesmas) yang baru, dan juga terkait ada menghadiri rapat beberapa waktu lalu di tingkat Wapress dan menkokesra dimana pihaknya meminta agar memperbarui data peserta jamkesmas di daerah ini, “katanya.
“Nantinya data peserta jaminan kesehatan itu mengacu pada data yang tengah dilaksanakan sensus data oleh BPS, dimana sesuai keinginan dari wakil presiden RI sendiri bahwa seluruh data miskin untuk data peserta jamkesmas seluruhnya mengacu dari data BPS yang saat ini sedang dilakukan pendataan. Juga sebelum kartu itu terbit, warga Tapin peserta jamkesmas masih bisa berobat gratis dengan kartu jamkesmas yang lama, “katanya. (Rull)
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin, drg.Kusudiarto, “Semua warga Tapin yang ikut jaminan kesehatan masyarakat nantinya akan menggunakan database terpadu yang sedang didata oleh BPS, “katanya, kamis (4/8) pekan kemarin diruang kerjanya.
Dijelaskan Kusudiarto, “Terkait penerbitan kartu baru peserta jamkesmas di Tapin ini menyusul adanya permintaan dari pemerintah pusat terhadap kepala daerah untuk memperbarui data peserta jaminan kesehatan masyarakat (jamkesmas) yang baru, dan juga terkait ada menghadiri rapat beberapa waktu lalu di tingkat Wapress dan menkokesra dimana pihaknya meminta agar memperbarui data peserta jamkesmas di daerah ini, “katanya.
“Nantinya data peserta jaminan kesehatan itu mengacu pada data yang tengah dilaksanakan sensus data oleh BPS, dimana sesuai keinginan dari wakil presiden RI sendiri bahwa seluruh data miskin untuk data peserta jamkesmas seluruhnya mengacu dari data BPS yang saat ini sedang dilakukan pendataan. Juga sebelum kartu itu terbit, warga Tapin peserta jamkesmas masih bisa berobat gratis dengan kartu jamkesmas yang lama, “katanya. (Rull)
Kamis, 11 Agustus 2011
Bupati Buat Edaran HUT Proklamasi
RANTAU, Dalam rangka menyambut HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke 66 pada 17 Agustus 2011 ini, instansi-instansi di lingkungan SKPD Pemkab Tapin, termasuk juga instansi vertical dan BUMD diminta untuk memasang spanduk dan umbul-umbul dengan tema peringatan HUT RI ke 66 ‘Dengan semangat proklamasi 17 agustus 1945, kita tingkatkan kesadaran hidup dalam kebhinekaan untuk kokohkan persatuan NKRI, kita sukseskan kepemimpinan Indonesia dalam forum ASEAN untuk kokohkan solideritas ASEAN.
Imbauan Bupati Tapin melalui surat edaran bupati Tapin bernomor 100/113/Bagpem perihal persiapan menghadapi peringatan HUT RI tahun 2011 nanti. Melalui kepala Bagian Pemerintahan Pemkab Tapin, Syamsul, mengatakan, “Surat edaran tersebut diterbitkan setelah panitia HUT RI terbentuk dalam rapat kedua yang dihadiri wakil Bupati Tapin, “katanya.
Surat edaran ini ditujukan kepada pimpinan TNI, POLRI, Camat/lurah hingga pimpinan organisasi. Dimana penyelenggaraan HUT RI nanti hendaknya memperhatikan diantaranya diusahakan agar masyarakat didaerah menyaksikan pidato kenegaraan Presiden RI pada tanggal 16 Agustus 2011 nanti. Juga pada 17 Agustus 2011 pihak Pemkab Tapin diminta melaksanakan penaikan pengibaran bendera dan penurunan bendera. Juga tahun ini, karena pelaksanaan HUT RI berbarengan dengan pelaksanaan ibadah di bulan Ramadhan, perayaannya dilaksanakan secara khidmat dan meriah serta dengan tidak mengganggu kegiatan ibadah di bulan suci Ramadhan. Masing-masing SKPD juga diminta melaksanakan kegiatan kebersihan di lingkungan masing-masing termasuk pengecatan kantor serta pemasangan umbul-umbul di depan kantor/rumah penduduk.
Sementara dilain sisi seperti tahun tahun sebelumnya, penjual umbul-umbul mulai menempati sejumlah tempat dikawasan yang ramai dilalui kendaraan. Seperti di taman Basimban Alun-Alun kota Rantau pedagang umbul-umbul merah putih mulai mencari keberuntungan di bulan ini. Sementara pantauan Matabanua, di kediaman Bupati Tapin dan juga kantor Sekretariat Daerah Tapin mulai terpasang umbul-umbul bendera merah putih sejak 1 Agustus 2011.
Disisi lain di Bulan Ramadhan, jadwal kerja PNS dikurangi
Selama bulan Ramadhan 1432 H, jam kerja Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapin dikurangi. melakukan perubahan jam kerja kepada pegawai negeri sipil lingkungan Pemkab Tapin. Hal ini tercantum dalam surat edaran perihal jam kerja pada bulan suci Ramadhan tahun 2011 yang ditandatangani Sekretaris Daerah Tapin DR Rahmadi Msi.
Dalam isi surat tersebut jam kerja telah ditentukan yaitu pada hari Senin s/d Kamis masuk kerja pukul 08.00 sampai 15.00 wita, kemudian untuk hari jumat masuk pukul 08.00 sampai 11.00 wita.
“Surat edaran itu menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Kalimantan Selatan No 065/01083/ORG perihal jam kerja bulan Ramadhan 1432 H dan dalam rangka memberikan kekhusuan dan makna bulan puasa itu sendiri khsusnya bagi umat muslimin dalam melaksanakan ibadah puasa, “ katanya.
Kemudian selama bulan ramadhan apel pagi masuk kantor tetap dilaksanakan pukul 08.00 wita, sedangkan untuk senam kesegaran jasmani (SKJ) setiap hari jumat ditiadakan.
Sambung dia, untuk unit kerja yang memberikan langsung kepada masyarakat atau mencakup kepentingan luas maka jam kerja diatur tersendiri oleh kepala unit kerja yang bersangkutan dengan tetap memperhatikan pelayanan.
Berharap pelayanan tetap dapat dilakukan seperti biasa termasuk disiplin yang tinggi dan bertanggung jawab. Sementara itu untuk pelajar bagi Sekolah Dasar dan TK diliburkan selama bulan puasa untuk SLTP dan SLTA tetap turun selama satu minggu mengikuti kegaiatan keagamaan di sekolahnya masing-masing.
“Memasuki bulan Ramadhan 1432 Hijrah, murid Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Dasar (SD) libur sebulan penuh. Sementara untuk pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Sederajat serta siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Sederajat libur satu hari awal puasa kemudian hari kedua melaksanakan kegiatan keagamaan selama 5 (lima) hari setelah itu libur sampai tanggal 4 September 2011, “kata Syarifudin Kasi Pembelajaran Dinas Pendidikan Tapin.
Namun lanjut dia, untuk murid TK/SD/MI se Tapin ada ditugaskan dirumah kepada murid SD/MI yakni bidang keagamaan seperti kegiatan tarawaih tadarus, oleh guru agama masing-masing sekolah, untuk teknisnya diserahkan kepada masing-masing sekolah bagaimana cara pelaksanaannya nanti, guru agama yang mengaturnya selama memasuki bulan puasa.(Rull)
Imbauan Bupati Tapin melalui surat edaran bupati Tapin bernomor 100/113/Bagpem perihal persiapan menghadapi peringatan HUT RI tahun 2011 nanti. Melalui kepala Bagian Pemerintahan Pemkab Tapin, Syamsul, mengatakan, “Surat edaran tersebut diterbitkan setelah panitia HUT RI terbentuk dalam rapat kedua yang dihadiri wakil Bupati Tapin, “katanya.
Surat edaran ini ditujukan kepada pimpinan TNI, POLRI, Camat/lurah hingga pimpinan organisasi. Dimana penyelenggaraan HUT RI nanti hendaknya memperhatikan diantaranya diusahakan agar masyarakat didaerah menyaksikan pidato kenegaraan Presiden RI pada tanggal 16 Agustus 2011 nanti. Juga pada 17 Agustus 2011 pihak Pemkab Tapin diminta melaksanakan penaikan pengibaran bendera dan penurunan bendera. Juga tahun ini, karena pelaksanaan HUT RI berbarengan dengan pelaksanaan ibadah di bulan Ramadhan, perayaannya dilaksanakan secara khidmat dan meriah serta dengan tidak mengganggu kegiatan ibadah di bulan suci Ramadhan. Masing-masing SKPD juga diminta melaksanakan kegiatan kebersihan di lingkungan masing-masing termasuk pengecatan kantor serta pemasangan umbul-umbul di depan kantor/rumah penduduk.
Sementara dilain sisi seperti tahun tahun sebelumnya, penjual umbul-umbul mulai menempati sejumlah tempat dikawasan yang ramai dilalui kendaraan. Seperti di taman Basimban Alun-Alun kota Rantau pedagang umbul-umbul merah putih mulai mencari keberuntungan di bulan ini. Sementara pantauan Matabanua, di kediaman Bupati Tapin dan juga kantor Sekretariat Daerah Tapin mulai terpasang umbul-umbul bendera merah putih sejak 1 Agustus 2011.
Disisi lain di Bulan Ramadhan, jadwal kerja PNS dikurangi
Selama bulan Ramadhan 1432 H, jam kerja Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapin dikurangi. melakukan perubahan jam kerja kepada pegawai negeri sipil lingkungan Pemkab Tapin. Hal ini tercantum dalam surat edaran perihal jam kerja pada bulan suci Ramadhan tahun 2011 yang ditandatangani Sekretaris Daerah Tapin DR Rahmadi Msi.
Dalam isi surat tersebut jam kerja telah ditentukan yaitu pada hari Senin s/d Kamis masuk kerja pukul 08.00 sampai 15.00 wita, kemudian untuk hari jumat masuk pukul 08.00 sampai 11.00 wita.
“Surat edaran itu menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Kalimantan Selatan No 065/01083/ORG perihal jam kerja bulan Ramadhan 1432 H dan dalam rangka memberikan kekhusuan dan makna bulan puasa itu sendiri khsusnya bagi umat muslimin dalam melaksanakan ibadah puasa, “ katanya.
Kemudian selama bulan ramadhan apel pagi masuk kantor tetap dilaksanakan pukul 08.00 wita, sedangkan untuk senam kesegaran jasmani (SKJ) setiap hari jumat ditiadakan.
Sambung dia, untuk unit kerja yang memberikan langsung kepada masyarakat atau mencakup kepentingan luas maka jam kerja diatur tersendiri oleh kepala unit kerja yang bersangkutan dengan tetap memperhatikan pelayanan.
Berharap pelayanan tetap dapat dilakukan seperti biasa termasuk disiplin yang tinggi dan bertanggung jawab. Sementara itu untuk pelajar bagi Sekolah Dasar dan TK diliburkan selama bulan puasa untuk SLTP dan SLTA tetap turun selama satu minggu mengikuti kegaiatan keagamaan di sekolahnya masing-masing.
“Memasuki bulan Ramadhan 1432 Hijrah, murid Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Dasar (SD) libur sebulan penuh. Sementara untuk pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Sederajat serta siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Sederajat libur satu hari awal puasa kemudian hari kedua melaksanakan kegiatan keagamaan selama 5 (lima) hari setelah itu libur sampai tanggal 4 September 2011, “kata Syarifudin Kasi Pembelajaran Dinas Pendidikan Tapin.
Namun lanjut dia, untuk murid TK/SD/MI se Tapin ada ditugaskan dirumah kepada murid SD/MI yakni bidang keagamaan seperti kegiatan tarawaih tadarus, oleh guru agama masing-masing sekolah, untuk teknisnya diserahkan kepada masing-masing sekolah bagaimana cara pelaksanaannya nanti, guru agama yang mengaturnya selama memasuki bulan puasa.(Rull)
Selasa, 09 Agustus 2011
Bupati Tapin Serahkan Bantuan Beasiswa Bagi Mahasiswa Beprestasi
RANTAU, ~ Bupati Tapin, Drs.Idis Nurdin Halidi, MAP disela kegiatan upacara apel peningkatan disiplin PNS di lingkungan Pemkab Tapin, senin (8/8) kemarin menyerahkan bantuan beasiswa berprestasi sekaligus bantuan skripsi mahasiswa.
Ada 4 orang mahasiswa, 2 orang diantaranya mahasiswa beprestasi dan 2 orang lainnya mahasiswa yang mendapatkan bantuan skripsi. 2 orang mahasiswa berprestasi adalah Nofitri Annu Radha Mahasiswa dari Universitas Lambung Mangkurat Jurusan Psikologi, dan Rima Permata Sari, Mahasiswa Unlam jurusan kedokteran gigi. Sementara 2 orang lainnya mendapatkan bantuan skripsi yang diwakilkan oleh Rahman Mizan dari UNLAM Banjarmasin jurusan Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan mahasiswa Akademi Kebidanan Bunga Kalimantan. Besaran uang beasiswa yang diterimanya bervariasi dari 1 juta sampai 3 juta rupiah, sementara untuk bantuan skripsi masing-masing sebesar Rp.1 juta.
Kepala Bagian Kesra Pemkab Tapin, H.Syarkawie Amberi, mengatakan, “Setiap tahun anggaran Pemerintah Daerah Tapin melalui bagian Kesra Sekretariat Daerah Tapin mengalokasikan anggaran bantuan beasiswa bagi putra putri daerah, “katanya.
Beasiswa dari Pemerintah Daerah Tapin diporsikan untuk mahasiswa
Strata I (S1), dan Strata II (S2). Ada juga beasiswa bagi mahasiswa
khusus untuk penyusunan tesis dan skripsi bagi mahasiswa yang sedang
melaksanakan tugas akhir. Kita dibagian Kesra menetapkan persyaratan untuk calon si penerima bantuan beasiswa ini. Diantaranya syarat umumnya si penerima itu minimal memiliki IPK .2,75 dan juga mereka sedang melanjutkan studi mengambil program di salah satu universitas negeri di Indonesia. Syarat lainnya juga, si pemohon bukan dari kalangan PNS. “Sampai saat ini Kesra masih membuka penerimaan bagi sipemohon, “katanya.
Pemberian bantuan beasiswa berprestasi ini ada sebanyak 116 orang mahasiswa total bantuan yang di berikan sebesar Rp 154 Juta rupiah, kemudian untuk bantuan skripsi mahasiswa ada sebanyak 39 mahasiswa yang sedang menjalankan tugas skripsi masing-masing dibantu Rp 1 juta Rupiah.
Mereka yang mendapat bantuan beasiswa berprestasi ini adalah mahasiswa yang berasal dari Perguruan Tinggi Negeri dengan IPK 2,75 sedangkan syarat administrasinya dengan menjaukan permohonan kepada Bupati Tapin, Foto kopy KTP yag berangkutan, foto kopy Kartu Tanda Mahasiswa, Foto kopy transkip nilai tahun berjalan dan dilegalisir oleh Fakultas serta foto kopy kartu keluarga.
Lanjut Sarkawi, untuk mahasiswa yang menjalankan tugas skripsi, mahasiswa yang bersangkutan kuliah di perguruan tinggi negeri maupun di swasta, dengan persyaratan, mengajukan permohonaan kepada Bupati Tapin, foto kopy transkip nilai, kartu hasil studi, kartu keluarga, proposal penelitian dan surat keterangan sedang melaksanakan tugas penelitian.
Menurutnya, bantuan tersebut dalam rangka mendukung jalannya proses pendidkan bagi meraka yang ingin melanjutkan pendidikannya kejenjang perkuliahan maupun bagi mereka yang telah lulus menjadi sarjana sengan hasil yang memuaskan.
Dalam kesempatan itu pula Perguruan tinggi Politeknik Salman Al Farisi Rantau mendapat bantuan dari Pemkab Tapin untuk biaya pendidikan sebesar Rp 160 juta untuk 143 mahasiswa. Demikian Kabag Kesra. (Rull)
Ada 4 orang mahasiswa, 2 orang diantaranya mahasiswa beprestasi dan 2 orang lainnya mahasiswa yang mendapatkan bantuan skripsi. 2 orang mahasiswa berprestasi adalah Nofitri Annu Radha Mahasiswa dari Universitas Lambung Mangkurat Jurusan Psikologi, dan Rima Permata Sari, Mahasiswa Unlam jurusan kedokteran gigi. Sementara 2 orang lainnya mendapatkan bantuan skripsi yang diwakilkan oleh Rahman Mizan dari UNLAM Banjarmasin jurusan Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan mahasiswa Akademi Kebidanan Bunga Kalimantan. Besaran uang beasiswa yang diterimanya bervariasi dari 1 juta sampai 3 juta rupiah, sementara untuk bantuan skripsi masing-masing sebesar Rp.1 juta.
Kepala Bagian Kesra Pemkab Tapin, H.Syarkawie Amberi, mengatakan, “Setiap tahun anggaran Pemerintah Daerah Tapin melalui bagian Kesra Sekretariat Daerah Tapin mengalokasikan anggaran bantuan beasiswa bagi putra putri daerah, “katanya.
Beasiswa dari Pemerintah Daerah Tapin diporsikan untuk mahasiswa
Strata I (S1), dan Strata II (S2). Ada juga beasiswa bagi mahasiswa
khusus untuk penyusunan tesis dan skripsi bagi mahasiswa yang sedang
melaksanakan tugas akhir. Kita dibagian Kesra menetapkan persyaratan untuk calon si penerima bantuan beasiswa ini. Diantaranya syarat umumnya si penerima itu minimal memiliki IPK .2,75 dan juga mereka sedang melanjutkan studi mengambil program di salah satu universitas negeri di Indonesia. Syarat lainnya juga, si pemohon bukan dari kalangan PNS. “Sampai saat ini Kesra masih membuka penerimaan bagi sipemohon, “katanya.
Pemberian bantuan beasiswa berprestasi ini ada sebanyak 116 orang mahasiswa total bantuan yang di berikan sebesar Rp 154 Juta rupiah, kemudian untuk bantuan skripsi mahasiswa ada sebanyak 39 mahasiswa yang sedang menjalankan tugas skripsi masing-masing dibantu Rp 1 juta Rupiah.
Mereka yang mendapat bantuan beasiswa berprestasi ini adalah mahasiswa yang berasal dari Perguruan Tinggi Negeri dengan IPK 2,75 sedangkan syarat administrasinya dengan menjaukan permohonan kepada Bupati Tapin, Foto kopy KTP yag berangkutan, foto kopy Kartu Tanda Mahasiswa, Foto kopy transkip nilai tahun berjalan dan dilegalisir oleh Fakultas serta foto kopy kartu keluarga.
Lanjut Sarkawi, untuk mahasiswa yang menjalankan tugas skripsi, mahasiswa yang bersangkutan kuliah di perguruan tinggi negeri maupun di swasta, dengan persyaratan, mengajukan permohonaan kepada Bupati Tapin, foto kopy transkip nilai, kartu hasil studi, kartu keluarga, proposal penelitian dan surat keterangan sedang melaksanakan tugas penelitian.
Menurutnya, bantuan tersebut dalam rangka mendukung jalannya proses pendidkan bagi meraka yang ingin melanjutkan pendidikannya kejenjang perkuliahan maupun bagi mereka yang telah lulus menjadi sarjana sengan hasil yang memuaskan.
Dalam kesempatan itu pula Perguruan tinggi Politeknik Salman Al Farisi Rantau mendapat bantuan dari Pemkab Tapin untuk biaya pendidikan sebesar Rp 160 juta untuk 143 mahasiswa. Demikian Kabag Kesra. (Rull)
Minggu, 07 Agustus 2011
Bergarakan (Red.bangunkan) Sahur
RANTAU, Sejak hari pertama bulan Ramadhan hingga saat ini, terutama menjelang makan sahur banyak murid sekolah atau remaja di kampung Mandarahan, Rantau Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin membangunkan sahur dengan peralatan drum dan alat-alat kentongan, bamboo layaknya warga desa lain. Pada hari pertama bulan Ramadhan, arak-arakan sahur itu terdengar sampai ke desa sebelah kendati berbatasan dengan sungai Tapin. “Tok...Crash..Duk...Duk...! Sahur....Sahur.... Tok...Crash..Duk...Duk...! Sahur....Sahur !, suara tabuhan dan teriakan sejumlah remaja pecahkan hening di dini hari Sabtu dini hari (7/8) kemarin.
Suara itu terdengar setelah waktu menunjukan pukul 2:30 Wita, yang menandakan bahwa makan sahur telah tiba. Aktifitas bergerakan (red.bangunkan) sahur tersebut dihari pertama memang meriah, karena sejak hari pertama sejumlah sekolah meliburkan murid-muridnya. Tradisi bergarakan sahur ini hanya ada saat bulan Ramadhan, dimana dengan tujuan membangunkan umat muslim didaerah ini yang akan melaksanakan ibadah puasa agar tidak telat makan sahur.
Warnet Ramai Pengunjung
Sementara disisi lain sejumlah warung internet (warnet) di kota Rantau, kabupaten Tapin di bulan Ramadhan 1432 Hijriah ramai dikunjungi para pelajar SD, SMP hingga SLTA. “Sejak awal pertama puasa, seluruh box internet di warnet hampir seluruhnya terisi penuh, mereka bermain internet sambil menunggu waktu berbuka puasa, “kata Sintia, pengunjung warnet Geya yang terletak didepan alun-alun kota Rantau.
Iyan, pengunjung warnet ini mengatakan, “Sambil berpuasa tidak ada salahnya bermain di warnet dan mengakses situs facebook (jaringan sosial) dan juga main games online. Bahkan asyik juga sambil nunggu waktu buka puasa bermain games semacam Point Blank dan Counter Strike, “katanya.
Selain itu juga selama bulan Ramadhan para pelajar Sekolah Dasar dan TK diliburkan. Sedangkan bagi siswa SLTP dan SLTA tetap turun selama satu minggu guna mengikuti kegiatan keagamaan di sekolahnya masing-masing.
“Memasuki bulan Ramadhan 1432 Hijrah, murid Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Dasar (SD) libur sebulan penuh. Sementara untuk pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Sederajat serta siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Sederajat libur satu hari awal puasa kemudian hari kedua melaksanakan kegiatan keagamaan selama 5 (lima) hari setelah itu libur sampai tanggal 4 September 2011, “kata Syarifudin Kasi Pembelajaran Dinas Pendidikan Tapin
Namun lanjut dia, untuk murid TK/SD/MI se Tapin ada ditugaskan dirumah kepada murid SD/MI yakni bidang keagamaan seperti kegiatan tarawaih tadarus, oleh guru agama masing-masing sekolah, untuk teknisnya diserahkan kepada masing-masing sekolah bagaimana cara pelaksanaannya nanti, guru agama yang mengaturnya selama memasuki bulan puasa. (Rull)
Suara itu terdengar setelah waktu menunjukan pukul 2:30 Wita, yang menandakan bahwa makan sahur telah tiba. Aktifitas bergerakan (red.bangunkan) sahur tersebut dihari pertama memang meriah, karena sejak hari pertama sejumlah sekolah meliburkan murid-muridnya. Tradisi bergarakan sahur ini hanya ada saat bulan Ramadhan, dimana dengan tujuan membangunkan umat muslim didaerah ini yang akan melaksanakan ibadah puasa agar tidak telat makan sahur.
Warnet Ramai Pengunjung
Sementara disisi lain sejumlah warung internet (warnet) di kota Rantau, kabupaten Tapin di bulan Ramadhan 1432 Hijriah ramai dikunjungi para pelajar SD, SMP hingga SLTA. “Sejak awal pertama puasa, seluruh box internet di warnet hampir seluruhnya terisi penuh, mereka bermain internet sambil menunggu waktu berbuka puasa, “kata Sintia, pengunjung warnet Geya yang terletak didepan alun-alun kota Rantau.
Iyan, pengunjung warnet ini mengatakan, “Sambil berpuasa tidak ada salahnya bermain di warnet dan mengakses situs facebook (jaringan sosial) dan juga main games online. Bahkan asyik juga sambil nunggu waktu buka puasa bermain games semacam Point Blank dan Counter Strike, “katanya.
Selain itu juga selama bulan Ramadhan para pelajar Sekolah Dasar dan TK diliburkan. Sedangkan bagi siswa SLTP dan SLTA tetap turun selama satu minggu guna mengikuti kegiatan keagamaan di sekolahnya masing-masing.
“Memasuki bulan Ramadhan 1432 Hijrah, murid Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Dasar (SD) libur sebulan penuh. Sementara untuk pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Sederajat serta siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Sederajat libur satu hari awal puasa kemudian hari kedua melaksanakan kegiatan keagamaan selama 5 (lima) hari setelah itu libur sampai tanggal 4 September 2011, “kata Syarifudin Kasi Pembelajaran Dinas Pendidikan Tapin
Namun lanjut dia, untuk murid TK/SD/MI se Tapin ada ditugaskan dirumah kepada murid SD/MI yakni bidang keagamaan seperti kegiatan tarawaih tadarus, oleh guru agama masing-masing sekolah, untuk teknisnya diserahkan kepada masing-masing sekolah bagaimana cara pelaksanaannya nanti, guru agama yang mengaturnya selama memasuki bulan puasa. (Rull)
Sabtu, 06 Agustus 2011
Dinas Perhubungan Sosialisasi Terhadap Pengelola Warnet
RANTAU, Pemerintah Kabupaten Tapin di Dinas Perhubungan dan Informasi Kabupaten Tapin undang seluruh pengelola warung internet (warnet) yang ada di Kabupaten Tapin dalam rangka sosialisasi tata kelola internet kepada pengelola warnet yang ada di Tapin, Kamis (28/7) kemarin.
Sosialisasi yang dilaksanakan Dishub Tapin terhadap pengelola warnet kemarin mengajak untuk perduli dengan “sehatnya” internet kita (Internet Sehat).
“Acara kemarin dalam rangka sosialisasi Tata Kelola Internet yang diadakan Dinas Perhubungan dan Informasi Tapin terkait imbauan terhadap pengelola warnet yang ada di daerah ini untuk memblokir dampak negatif dari internet, terutama situs pornografi di bulan Ramadhan ini, “kata Ervan, pengelola warnet di Tapin, kemarin.
“Sosialisasi Tata Kelola Internet yang dilaksanakan kemarin bertempat di kantor Dinas Perhubungan dan Informasi Kabupaten Tapin dan kebetulan dirinya selaku pengelola warnet didaerah ini turut hadir karena diundang. Sosialisasi kemarin mendatangkan narasumber dari praktisi IT relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Kalimantan Selatan, Ari Rahman, “katanya singkat kepada Wartawan.
Dihadapan seluruh pengelola warnet di Kabupaten Tapin, relawan TIK Kalsel memaparkan sejarah Internet di Indonesia, jaringan TCP IP, hingga perkembangan internet saat ini. Terutama kiat memproteksi dampak negatif penggunaan internet itu sendiri khususnya seperti kejahatan internet, radikalisasi, tingkat pengakses situs porno, peringkat pengakses situs porno di Indonesia, sampai dengan pemicu konflik.
Menurut Ari Rahman, “dampak dari penggunaan internet seperti kejahatan internet di Indonesia disinyalir sudah masuk blacklist online shopping ternama, seperti amazon.com dan ebay.com. Kartu kredit asal indonesia extra diawasi bahkan sebagian besar diblokir. Radikalisasi, para teroris berkomunikasi melalui dunia maya dan ini sulit dilacak aparat keamanan, bahkan teknik membuat bom terdapat di Internet. Keberadaan situs porno juga merupakan salah satu dampak, dimana dari tahun ke tahun Indonesia pengakses situs porno peringkat ke 3, “katanya.
Selain itu, Rahman juga memberikan tip trik dalam sosialisasi tersebut didalam menggunakan internet sehat. “Meminimalkan dampak negatif, pertama peran orang tua dinilai sangat penting dimana Ia harus tetap mendampingi atau memonitor ketika mereka berekplorasi dengan internet dirumah. Selain itu peran guru harus senantiasa membimbing siswa didiknya agar dapat menggunakan internet yang baik saat di sekolah. Selain itu sebuah komunitas termasuk pengelola warnet, pelaksana extra kulikuler, lembaga pelatihan harus bahu membahu dalam mengedukasi masyarakat tentang berinternet sehat. Remaja, anak maupun siswa didik diharapkan dapat belajar bertanggung jawab atas perilaku mereka sendiri termasuk ketika menggunakan internet. Saat ini internet dapat juga diakses melalui ponsel tertentu usahakan dapat mengecek penggunaan internet melalui ponsel anak anda, “katanya dalam sosialisasi tersebut.
Plus Minus Jejaring Sosial bagi Anak dan Remaja
Ada 2 sisi plus minusnya jejaring sosial seperti facebook, dan twiter. Diantaranya dari segi positif, pertama mereka akan dapat belajar cara beradaptasi, bersosialisasi dengan teman publik dan mengelola jaringan pertemanan. Kedua, memperluas jaringan pertemanan. Ketiga, mereka berinteraksi dan menerima umpan balik satu sama lain. Keempat, empaty dan penuh perhatian. Adapun efek negatifnya, dikatakan Rahman diantaranya, pertama, menjadi malas belajar berkomunikasi di dunia nyata, tingkat pemahaman bahasa jadi terganggu. Kedua, situs jejaring sosial akan membuat anak dan remaja lebih mementingkan diri sendiri. Ketiga, tidak ada aturan ejaan dan tata bahasa sehingga mempengaruhi keterampilan menulis mereka disekolah. Keempat, situs jejaring sosial merupakan lahan subur bagi predator untuk melakukan kejahatan di dunia maya. Demikian Ari Rahman. (Rull)
Sosialisasi yang dilaksanakan Dishub Tapin terhadap pengelola warnet kemarin mengajak untuk perduli dengan “sehatnya” internet kita (Internet Sehat).
“Acara kemarin dalam rangka sosialisasi Tata Kelola Internet yang diadakan Dinas Perhubungan dan Informasi Tapin terkait imbauan terhadap pengelola warnet yang ada di daerah ini untuk memblokir dampak negatif dari internet, terutama situs pornografi di bulan Ramadhan ini, “kata Ervan, pengelola warnet di Tapin, kemarin.
“Sosialisasi Tata Kelola Internet yang dilaksanakan kemarin bertempat di kantor Dinas Perhubungan dan Informasi Kabupaten Tapin dan kebetulan dirinya selaku pengelola warnet didaerah ini turut hadir karena diundang. Sosialisasi kemarin mendatangkan narasumber dari praktisi IT relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Kalimantan Selatan, Ari Rahman, “katanya singkat kepada Wartawan.
Dihadapan seluruh pengelola warnet di Kabupaten Tapin, relawan TIK Kalsel memaparkan sejarah Internet di Indonesia, jaringan TCP IP, hingga perkembangan internet saat ini. Terutama kiat memproteksi dampak negatif penggunaan internet itu sendiri khususnya seperti kejahatan internet, radikalisasi, tingkat pengakses situs porno, peringkat pengakses situs porno di Indonesia, sampai dengan pemicu konflik.
Menurut Ari Rahman, “dampak dari penggunaan internet seperti kejahatan internet di Indonesia disinyalir sudah masuk blacklist online shopping ternama, seperti amazon.com dan ebay.com. Kartu kredit asal indonesia extra diawasi bahkan sebagian besar diblokir. Radikalisasi, para teroris berkomunikasi melalui dunia maya dan ini sulit dilacak aparat keamanan, bahkan teknik membuat bom terdapat di Internet. Keberadaan situs porno juga merupakan salah satu dampak, dimana dari tahun ke tahun Indonesia pengakses situs porno peringkat ke 3, “katanya.
Selain itu, Rahman juga memberikan tip trik dalam sosialisasi tersebut didalam menggunakan internet sehat. “Meminimalkan dampak negatif, pertama peran orang tua dinilai sangat penting dimana Ia harus tetap mendampingi atau memonitor ketika mereka berekplorasi dengan internet dirumah. Selain itu peran guru harus senantiasa membimbing siswa didiknya agar dapat menggunakan internet yang baik saat di sekolah. Selain itu sebuah komunitas termasuk pengelola warnet, pelaksana extra kulikuler, lembaga pelatihan harus bahu membahu dalam mengedukasi masyarakat tentang berinternet sehat. Remaja, anak maupun siswa didik diharapkan dapat belajar bertanggung jawab atas perilaku mereka sendiri termasuk ketika menggunakan internet. Saat ini internet dapat juga diakses melalui ponsel tertentu usahakan dapat mengecek penggunaan internet melalui ponsel anak anda, “katanya dalam sosialisasi tersebut.
Plus Minus Jejaring Sosial bagi Anak dan Remaja
Ada 2 sisi plus minusnya jejaring sosial seperti facebook, dan twiter. Diantaranya dari segi positif, pertama mereka akan dapat belajar cara beradaptasi, bersosialisasi dengan teman publik dan mengelola jaringan pertemanan. Kedua, memperluas jaringan pertemanan. Ketiga, mereka berinteraksi dan menerima umpan balik satu sama lain. Keempat, empaty dan penuh perhatian. Adapun efek negatifnya, dikatakan Rahman diantaranya, pertama, menjadi malas belajar berkomunikasi di dunia nyata, tingkat pemahaman bahasa jadi terganggu. Kedua, situs jejaring sosial akan membuat anak dan remaja lebih mementingkan diri sendiri. Ketiga, tidak ada aturan ejaan dan tata bahasa sehingga mempengaruhi keterampilan menulis mereka disekolah. Keempat, situs jejaring sosial merupakan lahan subur bagi predator untuk melakukan kejahatan di dunia maya. Demikian Ari Rahman. (Rull)
Sabtu, 30 Juli 2011
Kominda Tapin Gelar Rapat Persiapan Ramadhan
RANTAU, Dalam usahanya mencapai visi dan misi Kabupaten Tapin sebagai kabupaten Tapin menjadi serambi Madinah dan mengwujudkan masyarakat yang religius dan sejahtera. Pemerintah Kabupaten Tapin menggelar rapat Kominda bersama antar instansi terkait pada Kamis (28/7) kemarin di Aula Kantor Bupati Tapin.
Kominda terdiri dari beberapa instansi terkait seperti diantaranya Kesbangpolinmas Tapin, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM, Dinas Sosial, Kementerian Agama, dan yang terkait lainnya.
Kepala Kantor Kesbangpolinmas Tapin, Burhanudin, SH, mengatakan, “intinya rapat tersebut dalam rangka menghadapi bulan Ramadhan di Kabupaten Tapin. Dimana penataan, penertiban dan pengamanan kegiatan di bulan Ramadhan akan kita laksanakan, “katanya.
Salah satunya adalah penertiban warung yang berjualan di siang hari pada bulan Ramadhan. Selain itu menertibkan masyarakat yang menyulut petasan pada saat ibadah sholat seperti sholat tarawih, dan juga penertiban gelandangan pengemis. Juga melaksanakan pengamanan seperti mengamankan aksi copet, jambret, dan pencurian. Juga mnegamankan tindak pidana seperti peredaran uang palsu maupun gembel pengemis yang terorganisir.
Sementara dari segi penataan seperti penetapan awal Ramadhan dan 1 syawal, surat edaran tentang himbauan kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa, jadwal waktu buka puasa maupun sahur dan imsyak di bulan Ramadhan. Termasuk menyediakan bahan kebutuhan pokok dan melaksanakan operasi pasar.
Menjelang bulan Ramadhan, harga kebutuhan pokok seperti sembako diperkirakan akan naik, penyebabnya adalah hokum pasar dimana banyak permintaan masyarakat akan meningkat, seiring itupula hargapun merangkak naik untuk konsumsi berbuka dan sahur.
Kenaikan harga kebutuhan pokok dinilai cukup tinggi, sehingga dinilai memberatkan perekonomian masyarakat mengingat bulan Ramadhan tahun ini berbarengan dengan tahun ajaran baru sehingga kebutuhan keluarga meningkat. Masyarakat mengeluhkan, mereka bingung harus membeli apa karena seluruh kebutuhan pokok naik sementara jatah belanja tidak ada kenaikan. Aplagi ramadhan kali ini berberengan dengan anak-anak mereka yang masuk sekolah dan tahun ajaran baru. (Rull)
Kominda terdiri dari beberapa instansi terkait seperti diantaranya Kesbangpolinmas Tapin, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM, Dinas Sosial, Kementerian Agama, dan yang terkait lainnya.
Kepala Kantor Kesbangpolinmas Tapin, Burhanudin, SH, mengatakan, “intinya rapat tersebut dalam rangka menghadapi bulan Ramadhan di Kabupaten Tapin. Dimana penataan, penertiban dan pengamanan kegiatan di bulan Ramadhan akan kita laksanakan, “katanya.
Salah satunya adalah penertiban warung yang berjualan di siang hari pada bulan Ramadhan. Selain itu menertibkan masyarakat yang menyulut petasan pada saat ibadah sholat seperti sholat tarawih, dan juga penertiban gelandangan pengemis. Juga melaksanakan pengamanan seperti mengamankan aksi copet, jambret, dan pencurian. Juga mnegamankan tindak pidana seperti peredaran uang palsu maupun gembel pengemis yang terorganisir.
Sementara dari segi penataan seperti penetapan awal Ramadhan dan 1 syawal, surat edaran tentang himbauan kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa, jadwal waktu buka puasa maupun sahur dan imsyak di bulan Ramadhan. Termasuk menyediakan bahan kebutuhan pokok dan melaksanakan operasi pasar.
Menjelang bulan Ramadhan, harga kebutuhan pokok seperti sembako diperkirakan akan naik, penyebabnya adalah hokum pasar dimana banyak permintaan masyarakat akan meningkat, seiring itupula hargapun merangkak naik untuk konsumsi berbuka dan sahur.
Kenaikan harga kebutuhan pokok dinilai cukup tinggi, sehingga dinilai memberatkan perekonomian masyarakat mengingat bulan Ramadhan tahun ini berbarengan dengan tahun ajaran baru sehingga kebutuhan keluarga meningkat. Masyarakat mengeluhkan, mereka bingung harus membeli apa karena seluruh kebutuhan pokok naik sementara jatah belanja tidak ada kenaikan. Aplagi ramadhan kali ini berberengan dengan anak-anak mereka yang masuk sekolah dan tahun ajaran baru. (Rull)
Kurikulum Nilai-Nilai Pancasila Tahun Ini Kembali di Muat
RANTAU, Kepala Dinas Pendidikan Tapin, h.Akhmad Nabhani, menyampaikan pesan kepada seluruh guru di Kabupaten Tapin untuk kembali memuat kurikulum yang diajarkan terhadap siswa terutama kurikulum yang memuat nilai nilai pancasila. Menurut Kadisdik Tapin bahwa pendidikan nilai-nilai pancasila yang sebelumnya hilang dikurikulum mata pelajaran, kini haruslah dimuat kembali. Alasanya, dikatakan Nabhani, karena pendidikan nilai pancasila ditiadakan dari kurikulum selama hampir kurang lebih 10 tahun, dimana selama waktu tersebut tidak ditanamkan nilai-nilai pancasila terhadap para siswa sehingga timbulah sikap anarkis, dan brutal dari siswa-siswa kita. Syukur alhamdulilah, dikatakan Nabhani, “siswa kita di Tapin tidak ada yang berkelahi dan tawuran, coba kalau di kota-kota besar kita lihat sikap tidak menghargai orang lain dan sopan santunnya yang hilang lantaran pendidikan nilai-nilai pancasila dihilangkan, “katanya.
Ditambahkan Salman, S,Pd Ketua PGRI Kabupaten Tapin, “Menanggapi pernyataan Kepala Disdik Tapin, bahwasanya Menteri Pendidikan Nasional RI tahun ini kembali akan memuat kurikulum yang mengandung nilai-nilai moral pancasila untuk kembali ditanamkan kepada para siswa, “katanya.
“Kalau dahulu pada era kita belajar, pendidikan nilai-nilai pancasila itu berada pada kurikulum Pendidikan Moral Pancasila, dan tahun ini akan dimuat kembali dalam kurikulum PPKN, “katanya. (Rull)
Ditambahkan Salman, S,Pd Ketua PGRI Kabupaten Tapin, “Menanggapi pernyataan Kepala Disdik Tapin, bahwasanya Menteri Pendidikan Nasional RI tahun ini kembali akan memuat kurikulum yang mengandung nilai-nilai moral pancasila untuk kembali ditanamkan kepada para siswa, “katanya.
“Kalau dahulu pada era kita belajar, pendidikan nilai-nilai pancasila itu berada pada kurikulum Pendidikan Moral Pancasila, dan tahun ini akan dimuat kembali dalam kurikulum PPKN, “katanya. (Rull)
Rabu, 27 Juli 2011
DPD KNPI Berangkat Ke Kota Baru
RANTAU, Pemuda KNPI Kabupaten Tapin yang berjumlah 12 orang hadiri kegiatan kemah bhakti Pemuda KNPI tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Desa Gedambaan Pantai Sarang Tiung, Kota Baru, minggu (24/7) sampai dengan Rabu (27/7).
Ketua DPD KNPI Kabupaten Tapin, H.Mahyudi Noor, mengatakan, “Kegiatan yang kita ikuti ini dalam rangka turut serta memeriahkan HUT KNPI. Kegiatan itu yakni Kemah Bhakti yang pertama kalinya dilaksanakan tahun ini dalam rangka HUT KNPI bertempat di Kota Baru. Bertema membangun sikap pemuda religius dan kreatif ini dihadiri oleh seluruh anggota KNPI Kabupaten kota se-Kalsel. Sejak hari minggu rombongan KNPI Kabupaten Tapin berangkat dari Tapin menuju Kota Baru untuk menghadiri kegiatan kemah bhakti Pemuda KNPI pertama tingkat Provinsi di Kalsel. Ada 12 orang pemuda KNPI Kabupaten Tapin yang turut hadir di kegiatan itu, diantaranya terdiri 10 orang pemuda, 1 pendamping, dan 1 orang Ketua DPD KNPI, “katanya melalui telepon selular.
Kita melakukan kemah bhakti selama 4 hari terhitung mulai tanggal 24 – 27 Juli, bertempat di objek wisata Pantai Sarang Tiung, Kota Baru. Selama 4 hari, kita mengikuti rangkaian kegiatan yang diantaranya, sebut Yudi, “Pada hari Senin (25/7) kemarin, kemah bhakti pertama Pemuda KNPI se-Kalsel diresmikan langsung oleh Menteri Pemuda Olahraga Republik Indonesia, Andi Malaranggeng. Dimana Menpora secara khusus berdialog dengan pemuda KNPI seputar kepemudaan. Dilanjutkan dengan kegiatan seperti silahturahmi ke sesama anggota pemuda KNPI dari Kabupaten kota se-Kalsel, aksi penghijauan, lomba tradisional bakisah (red.bercerita) bahasa banjar , dan lomba lagu banjar, dan malam terakhir yakni diselenggarakan api unggun, “pungkasnya. (Rull)
Ketua DPD KNPI Kabupaten Tapin, H.Mahyudi Noor, mengatakan, “Kegiatan yang kita ikuti ini dalam rangka turut serta memeriahkan HUT KNPI. Kegiatan itu yakni Kemah Bhakti yang pertama kalinya dilaksanakan tahun ini dalam rangka HUT KNPI bertempat di Kota Baru. Bertema membangun sikap pemuda religius dan kreatif ini dihadiri oleh seluruh anggota KNPI Kabupaten kota se-Kalsel. Sejak hari minggu rombongan KNPI Kabupaten Tapin berangkat dari Tapin menuju Kota Baru untuk menghadiri kegiatan kemah bhakti Pemuda KNPI pertama tingkat Provinsi di Kalsel. Ada 12 orang pemuda KNPI Kabupaten Tapin yang turut hadir di kegiatan itu, diantaranya terdiri 10 orang pemuda, 1 pendamping, dan 1 orang Ketua DPD KNPI, “katanya melalui telepon selular.
Kita melakukan kemah bhakti selama 4 hari terhitung mulai tanggal 24 – 27 Juli, bertempat di objek wisata Pantai Sarang Tiung, Kota Baru. Selama 4 hari, kita mengikuti rangkaian kegiatan yang diantaranya, sebut Yudi, “Pada hari Senin (25/7) kemarin, kemah bhakti pertama Pemuda KNPI se-Kalsel diresmikan langsung oleh Menteri Pemuda Olahraga Republik Indonesia, Andi Malaranggeng. Dimana Menpora secara khusus berdialog dengan pemuda KNPI seputar kepemudaan. Dilanjutkan dengan kegiatan seperti silahturahmi ke sesama anggota pemuda KNPI dari Kabupaten kota se-Kalsel, aksi penghijauan, lomba tradisional bakisah (red.bercerita) bahasa banjar , dan lomba lagu banjar, dan malam terakhir yakni diselenggarakan api unggun, “pungkasnya. (Rull)
Pasar Ramadhan Dipersiapkan
RANTAU,– Tanpa terasa sebentar lagi memasuki bulan Ramadhan, dan berbagai instansi tengah melakukan persiapan kegiatan didalam menghadapi bulan suci ini. Diantaranya Dinas Pengelolaan Pasar Kabupaten Tapin yang menyerap aspirasi pedagang wadai (kue) tahunan di pasar Rantau.
Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Kabupaten Tapin, Saiful Bahrin mengatakan, “Bahwasanya pasar wadai yang dikelolanya merupakan agenda tahunan, dimana keinginan adanya pasar khusus di bulan Ramadhan merupakan keinginan para pedagang itu sendiri dengan modal sendiri. Sementara kita di dinas hanya memfasilitasi berupa pembuatan lapak khusus di Pasar Rantau selama Ramadhan berlangsung dan juga termasuk persiapan kegiatan seperti peresmian pasar wadai, pemasangan spanduk, dan termasuk juga pengamanannya agar kondisi tetap kondusif, “katanya Jum'at (22/7) kemarin diruang kerjanya.
“Pasar wadai yang ada di Kalsel selama bulan Ramadhan itu sudah menjadi budaya tradisi warga Kalsel khususnya, dimana kalau kabupaten tetangga itu yang mengurus dan menangani adalah Dinas Pariwisata, sementara kalau di Kabupaten Tapin kebetulan dinas kita yang menanganinya, “katanya.
Disisi lain ditambahkan pedagang di Pasar Rantau, H.Ijum, “Biasanya kalau setiap bulan Ramadhan itu ada sebuah pasar khusus di Pasar Rantau, kalau tahun lalu di areal parkiran. Disitu pedagang mendaftar terlebih dahulu kepada petugas untuk mendapatkan lapak tempat berdagang wadai, “katanya.
“Beragam wadai di jual dipasar pada bulan puasa, kalau ulun (saya) sendiri biasa menjual wadai bingka kentang dan agar-agar, sebagai wadai tradisional orang banjar, “katanya.(Rull)
Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Kabupaten Tapin, Saiful Bahrin mengatakan, “Bahwasanya pasar wadai yang dikelolanya merupakan agenda tahunan, dimana keinginan adanya pasar khusus di bulan Ramadhan merupakan keinginan para pedagang itu sendiri dengan modal sendiri. Sementara kita di dinas hanya memfasilitasi berupa pembuatan lapak khusus di Pasar Rantau selama Ramadhan berlangsung dan juga termasuk persiapan kegiatan seperti peresmian pasar wadai, pemasangan spanduk, dan termasuk juga pengamanannya agar kondisi tetap kondusif, “katanya Jum'at (22/7) kemarin diruang kerjanya.
“Pasar wadai yang ada di Kalsel selama bulan Ramadhan itu sudah menjadi budaya tradisi warga Kalsel khususnya, dimana kalau kabupaten tetangga itu yang mengurus dan menangani adalah Dinas Pariwisata, sementara kalau di Kabupaten Tapin kebetulan dinas kita yang menanganinya, “katanya.
Disisi lain ditambahkan pedagang di Pasar Rantau, H.Ijum, “Biasanya kalau setiap bulan Ramadhan itu ada sebuah pasar khusus di Pasar Rantau, kalau tahun lalu di areal parkiran. Disitu pedagang mendaftar terlebih dahulu kepada petugas untuk mendapatkan lapak tempat berdagang wadai, “katanya.
“Beragam wadai di jual dipasar pada bulan puasa, kalau ulun (saya) sendiri biasa menjual wadai bingka kentang dan agar-agar, sebagai wadai tradisional orang banjar, “katanya.(Rull)
Kunjungan Bupati Lahat Sumsel Ke Kabupaten Tapin
RANTAU, – Rombongan Bupati Lahat Sumatera Selatan, Aswari Rifai, SE bersama rombongan yang berjumlah sekitar 11 orang mengunjungi Kabupaten Tapin dalam rangka kunjungan kerja, Jum’at (22/07) yang diterima oleh Drs.Akhmad Fauzi, MAP, Wakil Bupati Tapin, beserta jajarannya di Aula Kabinet Kantor Bupati Tapin.
Kunjungan kerja rombongan pejabat Pemkab Lahat, Sumsel Ke Tapin dalam rangka mencari informasi keberhasilan Kabupaten Tapin dalam rangka mendongkrak perekonomian dari sektor batu bara. Terutama penerapan jalan khusus pertambangan yang dibuat oleh perusahaan tambang di daerah ini.
Wakil Bupati Tapin, Akhmad Fauzi, MAP beserta jajarannya menyambut rombongan Bupati Lahat dalam rangka kunjungan kerjanya ke Tapin dengan ungkapan selamat datang di bumi ruhui rahayu ini. Ia menjelaskan tentang potensi-potensi yang ada di daerah ini, salah satunya seputar pertambangan di Tapin.
Sementara Aswari Rifai, SE, Bupati Lahat, Sumsel saat diwawancarai sejumlah wartawan usai acara mengatakan, “Kunjungan kita ke Kabupaten Tapin untuk menggali wawasan terkait bagaimana Kabupaten Tapin mengelola sektor pertambangannya, terutama dalam hal pembuatan jalan khusus angkutan batu batu bara. Di Kabuapaten Tapin sudah memiliki jalan khusus pertambangan, sementara kita di Kabupaten Lahat belum ada. Untuk itu mengingat peraturan larangan angkutan tambang melintasi jalan negara akan dibuat oleh Gurbenur Sumsel pada bulan Oktober 2011 mendatang, seiring itu pula kita akan menerapkannya juga dengan mengimbau kepada perusahaan untuk membuat jalan khusus pertambangan agar masyarakat tak terganggu, “katanya.
“Kita bersama rombongan di Kabupaten Tapin rencananya selama dua hari, dan selama di Tapin kita akan mengali informasi. Kendati demikian kami sudah mengetahui sedikit informasi untuk mendongkrak perekonomian dari sektor batu bara. Informasi yang didapat dari Kabupaten Tapin akan kita bawa dan terapkan di Kabupaten Lahat, Sumsel. Selanjutnya usai acara ini, kita akan meninjau lokasi pertambangan yang ada di daerah ini, “katanya.
Diakhir acara, Bupati Lahat, Aswari Rifai, SE bertukar cinderamata dengan Wakil Bupati Tapin, Drs.Akhmad Fauzi, MAP. (Rull)
Kunjungan kerja rombongan pejabat Pemkab Lahat, Sumsel Ke Tapin dalam rangka mencari informasi keberhasilan Kabupaten Tapin dalam rangka mendongkrak perekonomian dari sektor batu bara. Terutama penerapan jalan khusus pertambangan yang dibuat oleh perusahaan tambang di daerah ini.
Wakil Bupati Tapin, Akhmad Fauzi, MAP beserta jajarannya menyambut rombongan Bupati Lahat dalam rangka kunjungan kerjanya ke Tapin dengan ungkapan selamat datang di bumi ruhui rahayu ini. Ia menjelaskan tentang potensi-potensi yang ada di daerah ini, salah satunya seputar pertambangan di Tapin.
Sementara Aswari Rifai, SE, Bupati Lahat, Sumsel saat diwawancarai sejumlah wartawan usai acara mengatakan, “Kunjungan kita ke Kabupaten Tapin untuk menggali wawasan terkait bagaimana Kabupaten Tapin mengelola sektor pertambangannya, terutama dalam hal pembuatan jalan khusus angkutan batu batu bara. Di Kabuapaten Tapin sudah memiliki jalan khusus pertambangan, sementara kita di Kabupaten Lahat belum ada. Untuk itu mengingat peraturan larangan angkutan tambang melintasi jalan negara akan dibuat oleh Gurbenur Sumsel pada bulan Oktober 2011 mendatang, seiring itu pula kita akan menerapkannya juga dengan mengimbau kepada perusahaan untuk membuat jalan khusus pertambangan agar masyarakat tak terganggu, “katanya.
“Kita bersama rombongan di Kabupaten Tapin rencananya selama dua hari, dan selama di Tapin kita akan mengali informasi. Kendati demikian kami sudah mengetahui sedikit informasi untuk mendongkrak perekonomian dari sektor batu bara. Informasi yang didapat dari Kabupaten Tapin akan kita bawa dan terapkan di Kabupaten Lahat, Sumsel. Selanjutnya usai acara ini, kita akan meninjau lokasi pertambangan yang ada di daerah ini, “katanya.
Diakhir acara, Bupati Lahat, Aswari Rifai, SE bertukar cinderamata dengan Wakil Bupati Tapin, Drs.Akhmad Fauzi, MAP. (Rull)
Pedagang Ikan Basah Ikut Undian Lapak
RANTAU, – Giliran pedagang ikan basah, daging ayam di pasar raya Rantau, Kamis (21/7) kemarin mengambil undian lapak di Aula Kantor Pemkab Tapin lantai II.
Undian lapak yang dihadiri sekitar 144 pedagang ikan basah, daging ayam, dan daging tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pengelolaan Pasar, yang secara kebetulan juga dihadiri dan dipimpin oleh Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Kabupaten Tapin, Saiful Bahrin.
Menurut Saiful Bharin, Kadis Pengelolaan Pasar Kabupaten Tapin, “Pengundian lapak para pedagang ini untuk yang terakhir kalinya kita laksanakan. Menyusul sebelumnya juga telah dilaksanakan hal serupa secara bergiliran untuk pedagang toko, hingga pengundian pedagang ikan basah yang terakhir kita laksanakan, “katanya.
Adapun langkah selanjutnya, dikatakan Saiful, tinggal merekolasikan saja, atau pemindahan para pedagang ini ke Pasar Keraton yang baru. “Tinggal pemindahan pedagang saja lagi, yang tahun ini dilaksanakan, “katanya.
“Untuk para pedagang ikan basah ini mereka dijatahi sebuah lapak dengan sekat berupa papan triplek di pasar keraton, dimana mereka nanti dikenai biaya sewa sesuai Peraturan Bupati yang akan diberlakukan dengan biaya Rp.30 ribu perbulan, termasuk juga biaya retribusi karcis sehari Rp.500 perharinya, “pungkasnya. (Rull)
Undian lapak yang dihadiri sekitar 144 pedagang ikan basah, daging ayam, dan daging tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pengelolaan Pasar, yang secara kebetulan juga dihadiri dan dipimpin oleh Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Kabupaten Tapin, Saiful Bahrin.
Menurut Saiful Bharin, Kadis Pengelolaan Pasar Kabupaten Tapin, “Pengundian lapak para pedagang ini untuk yang terakhir kalinya kita laksanakan. Menyusul sebelumnya juga telah dilaksanakan hal serupa secara bergiliran untuk pedagang toko, hingga pengundian pedagang ikan basah yang terakhir kita laksanakan, “katanya.
Adapun langkah selanjutnya, dikatakan Saiful, tinggal merekolasikan saja, atau pemindahan para pedagang ini ke Pasar Keraton yang baru. “Tinggal pemindahan pedagang saja lagi, yang tahun ini dilaksanakan, “katanya.
“Untuk para pedagang ikan basah ini mereka dijatahi sebuah lapak dengan sekat berupa papan triplek di pasar keraton, dimana mereka nanti dikenai biaya sewa sesuai Peraturan Bupati yang akan diberlakukan dengan biaya Rp.30 ribu perbulan, termasuk juga biaya retribusi karcis sehari Rp.500 perharinya, “pungkasnya. (Rull)
Sabtu, 23 Juli 2011
Tim Kajati Kalsel Kunjungi Kabupaten Tapin
RANTAU, ~ Tim Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan yang di kepalai Drs.Didiek Soekarno, SH,MH, berkunjung ke Kabupaten Tapin dalam rangka sosialisasi penegakan hukum Pidana, Perdata, dan Tata Usaha Negara (TUN) dalam implementasi kewenangan kejaksaan sebagai pihak (Pemerintah, BUMN, BUMD). Rombongan tim Kejaksaan Tinggi Kalsel ini terdiri dari Kepala Kejati Kalsel, beserta seluruh kepala kejari Kabupaten kota se-Kalsel. Kedatangan rombongan jaksa ke Kabupaten Tapin disambut Bupati Tapin, Drs.Idis Nurdin Halidi, MAP dan Wakil Bupati Tapin, Drs.Akhmad Fauzi, MAP di Pendopo Balahendang Rantau, Selasa (19/7) kemarin. Turut hadir dalam sosialisasi tersebut Ketua DPRD Tapin, Drs.HM.Arifin Arpan, MM, Kepala Kejaksaan Negeri Rantau, dan seluruh Kepala Dinas dan Badan di lingkungan SKPD Pemkab Tapin.
Bupati Tapin, Drs.Idis Nurdin Halidi, MAP dalam sambutan selamat datangnya merasa bangga sekaligus senang atas kehadiran Kejati dan seluruh kepala Kejari kabupaten kota se-Kalsel ke Kabupaten Tapin. “Kami merasa mendapatkan kehormatan yang luar biasa. Alasannya karena kunjungan para jaksa ini jarang terjadi semenjak dua massa periode kepemimpinan bupati Tapin selama 8 tahun terakhir, “katanya.
Silahturahmi para jaksa ini semoga menjadi berkah bagi Kabupaten Tapin, dimana Kejati Kalsel dihari yang sama akan memberikan sosialisasi penegakan hukum Pidana, Perdata, dan Tata Usaha Negara (TUN) dalam implementasi kewenangan kejaksaan sebagai pihak (Pemerintah, BUMN, BUMD) yang langsung di paparkan oleh Kajati Kalsel, Drs.Didiek Soekarno, SH, MH. “Hal ini jarang sekali terjadi di Kabupaten Tapin dimana pejabat tinggi Kajati Kalsel memberikan sosialisasi penyusuluhan hukum secara langsung ke Kabupaten Tapin, “katanya.
“Sosialisasi tersebut, dikatakan Bupati Tapin sangat penting diikuti bagi aparatur PNS di lingkungan SKPD Pemkab Tapin sebagai pelaksana Pemerintah Daerah, “kata Bupati.
Sementara Kejati Kalsel, Drs.Didiek Soekarno, SH, MH , mengatakan, Kedatangannya bersama rombongan kejari se-Kalsel ke Kabupaten Tapin dalam rangka sosialisasi tugas dan fungsi JAMDATUN dan tugas lainnya didalam instrumen tindak pidana. Sebagaimana dikatakannya, “sosialisasi yang kita laksanakan merupakan salah satu pola pendekatan hukum yang dimulai dengan langkah refresentif di dalam instrument pidana. Artinya sebelum saya bertindak lebih bagus kiat-kiatnya kita sampaikan lebih dahulu atau permisi. Dimana istilah yang disebutkan sesama bus dilarang saling mendahului, “tegasnya.
Adapun kiat kita, lanjut Kajati, “adalah saling mendukung, saling membackup, saling melengkapi namun bukan dalam konsep konspirasi. Artinya penegakan hukum diciptakan agar pemerintahan kondusif, diawali agar supaya tidak terjadi kesalahpahaman maka pendekatan preventif itu perlu dilakukan pihaknya. Contohnya, para jaksa ditugaskan untuk mengawal para instansi publik untuk mengawasi titik rawan tindak pidana korupsi. Maka jaksa-jaksa inteljen kita tugaskan untuk menggiring para pejabat yang kemungkinan keliru dan salah langkah. Pejabat seperti itu perlu kita luruskan dan ditunjukan ke jalan yang benar, inilah yang menjadi kiat kami untuk menciptakan kondisi pemerintahan yang kondusif, “tegasnya.
“Untuk itu, lanjut Kajati, kita kawal instansi publik agar tidak terkena jeratan hukum. Kita memberikan rambu hati-hati, karena kami mengawasi dan melewati daerah sini, “tandasnya. (Rull)
Bupati Tapin, Drs.Idis Nurdin Halidi, MAP dalam sambutan selamat datangnya merasa bangga sekaligus senang atas kehadiran Kejati dan seluruh kepala Kejari kabupaten kota se-Kalsel ke Kabupaten Tapin. “Kami merasa mendapatkan kehormatan yang luar biasa. Alasannya karena kunjungan para jaksa ini jarang terjadi semenjak dua massa periode kepemimpinan bupati Tapin selama 8 tahun terakhir, “katanya.
Silahturahmi para jaksa ini semoga menjadi berkah bagi Kabupaten Tapin, dimana Kejati Kalsel dihari yang sama akan memberikan sosialisasi penegakan hukum Pidana, Perdata, dan Tata Usaha Negara (TUN) dalam implementasi kewenangan kejaksaan sebagai pihak (Pemerintah, BUMN, BUMD) yang langsung di paparkan oleh Kajati Kalsel, Drs.Didiek Soekarno, SH, MH. “Hal ini jarang sekali terjadi di Kabupaten Tapin dimana pejabat tinggi Kajati Kalsel memberikan sosialisasi penyusuluhan hukum secara langsung ke Kabupaten Tapin, “katanya.
“Sosialisasi tersebut, dikatakan Bupati Tapin sangat penting diikuti bagi aparatur PNS di lingkungan SKPD Pemkab Tapin sebagai pelaksana Pemerintah Daerah, “kata Bupati.
Sementara Kejati Kalsel, Drs.Didiek Soekarno, SH, MH , mengatakan, Kedatangannya bersama rombongan kejari se-Kalsel ke Kabupaten Tapin dalam rangka sosialisasi tugas dan fungsi JAMDATUN dan tugas lainnya didalam instrumen tindak pidana. Sebagaimana dikatakannya, “sosialisasi yang kita laksanakan merupakan salah satu pola pendekatan hukum yang dimulai dengan langkah refresentif di dalam instrument pidana. Artinya sebelum saya bertindak lebih bagus kiat-kiatnya kita sampaikan lebih dahulu atau permisi. Dimana istilah yang disebutkan sesama bus dilarang saling mendahului, “tegasnya.
Adapun kiat kita, lanjut Kajati, “adalah saling mendukung, saling membackup, saling melengkapi namun bukan dalam konsep konspirasi. Artinya penegakan hukum diciptakan agar pemerintahan kondusif, diawali agar supaya tidak terjadi kesalahpahaman maka pendekatan preventif itu perlu dilakukan pihaknya. Contohnya, para jaksa ditugaskan untuk mengawal para instansi publik untuk mengawasi titik rawan tindak pidana korupsi. Maka jaksa-jaksa inteljen kita tugaskan untuk menggiring para pejabat yang kemungkinan keliru dan salah langkah. Pejabat seperti itu perlu kita luruskan dan ditunjukan ke jalan yang benar, inilah yang menjadi kiat kami untuk menciptakan kondisi pemerintahan yang kondusif, “tegasnya.
“Untuk itu, lanjut Kajati, kita kawal instansi publik agar tidak terkena jeratan hukum. Kita memberikan rambu hati-hati, karena kami mengawasi dan melewati daerah sini, “tandasnya. (Rull)
Jumat, 22 Juli 2011
Bupati Tapin Resmikan TK-TP Alqur’an Al Falah
RANTAU, Bupati Tapin, Drs.Idis Nurdin Halidi, MAP, Rabu (20/7) kemarin meresmikan pembangunan gedung TK/TP Alqur’an Al Falah unit 221, bertempat di Desa Lumbu Raya. Peresmian Gedung TK/TP Alqur’an Al Falah juga dihadiri oleh Kepala Kementerian Agama Tapin, HM.Yamani, M,Pd.I, Ketua BKPRMI Tapin, H.Ali Nurdin, Camat Tapin Utara, Harliansyah, KapolsekTapin Utara, Mansyah, SH, dan seluruh pengurus dan santri TK/TP Al-qur’an Al Falah beserta warga masyarakat setempat.
Dalam sambutannya Bupati Tapin, Drs.Idis Nurdin Halidi, MAP mengatakan peresmian TK-TP Alqur’an yang diresmikan ini merupakan TPA yang ke 221 se-Kabupaten Tapin. Menurut penilaian Bupati pribadi bahwa TK-TPA Al-Falah ini merupakan TK yang termegah se-Kabupaten Tapin. Dengan adanya TK-TP Alqur’an di Kabupaten Tapin diharapkan dapat mampu menciptakan generasi qur’ani yang terbebas dari buta baca tulis al-quran. “Bayangkan kalau anak-anak kita pandai mengaji, dan setelah dewasa mendalami sekaligus mengamalkannya, tentunya itu akan menjadi amal jahiriah yang dapat membawa kita masuk surga, baik itu anak-anaknya maupun orang tua. Karena sudah menjadi kewajiban orang tua mendidik anak-anaknya, “kata Bupati Tapin, diiringi doa para undangan yang hadir.
Dikatakan Bupati, Salah satu upaya untuk mengwujudkan misi Kabupaten Tapin menjadikan kota Serambi Madinah, terdapat gerakan-gerakan yang diantaranya pemberantasan buta baca tulis al-qur’an. “Kita mulai dari generasi muda seperti anak-anak kecil, orang tua juga diharapkan dapat memikirkan bagaimana dapat turut berpartisipasi membangun dengan cara mendidik anak-anaknya, “katanya.
Dijelaskan Bupati, maksud serambi madinah adalah masyarakat Tapin mengikuti risalah-risalah yang dibawakan Nabi Muhammad.SAW. Diharapkan masyarakat Tapin dapat benar-benar menjalankan syariat agama, dan melalui kegiatan keagamaan seperti inilah merupakan salah satu kegiatannya. “Misi Kabupaten Tapin menuju serambi madinah sudah didukung oleh kalangan ulama, khususnya Majelis Ulama yang sudah pernah mengadakan musyawarah, dari hasil musywarah tersebut didapat keputusan bahwa ulama mendukung penuh 100 persen pada misi Kabupaten Tapin untuk menjadikan kota Serambi Madinah. Bahkan disamping memutuskan kalangan ulama memberi masukan saran apa yang harus dilakukan Pemerintah daerah untuk menjadi kota serambi madinah. Semoga dengan kebersamaan seperti ini apa yang kita cita-citakan dapat terealisasikan, “kata Bupati Tapin.
Sementara Ketua BKPRMI Kabupaten Tapin, H.Ali Nurdin mengatakan, “Kepada seluruh pengurus yayasan TK TPA Al-qur’an, kami selaku ketua BKPRMI Tapin mengucapkan terima kasih atas terbangunnya sebuah TK-TP Alqur’an di bawah binaan BKPRMI Tapin, dan tak kalah pentingnya yang perlu diketahui bahwa BKPRMI juga dibawah binaan Ketua TP-PKK Kabupaten Tapin. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tapin dan Ketua TP-PKK Tapin juga Pemerintah daerah Tapin atas dibangunnya TK-TP Al-qur’an di daerah ini, dimana semuanya mendukung gerakan pemberantasan buta baca tulis al-qur’an, dan keberadaan TK-TP Al-qur’an diharapkan menjadi berkah bagi kita semua, “pungkasnya. (Rull)
Dalam sambutannya Bupati Tapin, Drs.Idis Nurdin Halidi, MAP mengatakan peresmian TK-TP Alqur’an yang diresmikan ini merupakan TPA yang ke 221 se-Kabupaten Tapin. Menurut penilaian Bupati pribadi bahwa TK-TPA Al-Falah ini merupakan TK yang termegah se-Kabupaten Tapin. Dengan adanya TK-TP Alqur’an di Kabupaten Tapin diharapkan dapat mampu menciptakan generasi qur’ani yang terbebas dari buta baca tulis al-quran. “Bayangkan kalau anak-anak kita pandai mengaji, dan setelah dewasa mendalami sekaligus mengamalkannya, tentunya itu akan menjadi amal jahiriah yang dapat membawa kita masuk surga, baik itu anak-anaknya maupun orang tua. Karena sudah menjadi kewajiban orang tua mendidik anak-anaknya, “kata Bupati Tapin, diiringi doa para undangan yang hadir.
Dikatakan Bupati, Salah satu upaya untuk mengwujudkan misi Kabupaten Tapin menjadikan kota Serambi Madinah, terdapat gerakan-gerakan yang diantaranya pemberantasan buta baca tulis al-qur’an. “Kita mulai dari generasi muda seperti anak-anak kecil, orang tua juga diharapkan dapat memikirkan bagaimana dapat turut berpartisipasi membangun dengan cara mendidik anak-anaknya, “katanya.
Dijelaskan Bupati, maksud serambi madinah adalah masyarakat Tapin mengikuti risalah-risalah yang dibawakan Nabi Muhammad.SAW. Diharapkan masyarakat Tapin dapat benar-benar menjalankan syariat agama, dan melalui kegiatan keagamaan seperti inilah merupakan salah satu kegiatannya. “Misi Kabupaten Tapin menuju serambi madinah sudah didukung oleh kalangan ulama, khususnya Majelis Ulama yang sudah pernah mengadakan musyawarah, dari hasil musywarah tersebut didapat keputusan bahwa ulama mendukung penuh 100 persen pada misi Kabupaten Tapin untuk menjadikan kota Serambi Madinah. Bahkan disamping memutuskan kalangan ulama memberi masukan saran apa yang harus dilakukan Pemerintah daerah untuk menjadi kota serambi madinah. Semoga dengan kebersamaan seperti ini apa yang kita cita-citakan dapat terealisasikan, “kata Bupati Tapin.
Sementara Ketua BKPRMI Kabupaten Tapin, H.Ali Nurdin mengatakan, “Kepada seluruh pengurus yayasan TK TPA Al-qur’an, kami selaku ketua BKPRMI Tapin mengucapkan terima kasih atas terbangunnya sebuah TK-TP Alqur’an di bawah binaan BKPRMI Tapin, dan tak kalah pentingnya yang perlu diketahui bahwa BKPRMI juga dibawah binaan Ketua TP-PKK Kabupaten Tapin. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tapin dan Ketua TP-PKK Tapin juga Pemerintah daerah Tapin atas dibangunnya TK-TP Al-qur’an di daerah ini, dimana semuanya mendukung gerakan pemberantasan buta baca tulis al-qur’an, dan keberadaan TK-TP Al-qur’an diharapkan menjadi berkah bagi kita semua, “pungkasnya. (Rull)
Tapin Kirimkan 120 Kafilah Ke Pelaihari
RANTAU, Kontingen asal Kabupaten Tapin yang diberangkatkan untuk mengikuti Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) ke 8 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Pelaihari itu berjumlah sekitar 120 orang. Kontingen (Kafilah) asal Tapin dilepas keberangkatannya oleh bupati usai pelaksanaan apel peningkatan disiplin PNS, Rabu (20/7) pagi kemarin di halaman kantor Bupati Tapin.
Ketua BKPRMI Kabupaten Tapin, Ali Nurdin, mengatakan, “Ada sekitar 120 orang kafilah asal Kabupaten Tapin yang berangkat ke Pelaihari untuk mengikuti Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) tingkat Provinsi Kalsel di Pelaihari. Mohon doa restu bersama, semoga anak-anak kita yang mengikuti lomba tersebut mendapatkan keberhasilan dan kembali membawa nama harum bagi daerah ini, “katanya.
“Sebelumnya beberapa bulan lalu, kita juga telah berupaya melaksanakan pembinaan dalam persiapan mengikuti FASI tingkat provinsi. Semoga dengan upaya yang kita lakukan dapat membawa keberhasilan yang gemilang, “katanya.
Rencananya, anak-anak kita ini akan berangkat pada hari Kamis (21/7), selama 5 hari mereka akan berjuang mengharumkan nama baik daerah. Lanjut Ia melaporkan kepada Bupati, “bahwa penyerahan bantuan Hibah Pemerintah Kabupaten Tapin untuk operasinal BKPRMI itu sudah diberikan, bahkan kami sudah menerima. Dana tersebut digunakan yang diantaranya untuk operasional keberangkatan para kafilah mengikuti FASI tingkat Provinsi Kalsel. Selain itu juga buat kesejahteraan Ustadz/Ustazah yang mengajar di berbagai taman pengajian Al quran di bawah naungan BKPRMI Tapin.
Bupati Tapin Doakan Para Kafilah Tapin
Sementara Bupati Tapin secara khusus mengajak para hadirin undangan untuk berdoa bersama, dimana kafilah anak-anak kita akan berangkat mengikuti Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI ke 8) tingkat Provinsi Kalsel di Pelaihari yang insya Allah akan di buka pada hari Jum’at. “Kita doakan mereka semoga berhasil sukses, dan semoga tercapai apa yang kita inginkan, “katanya.
Dikatakan Bupati, yang namanya festival dan lomba tentu ada yang menang dan kalah. “Kalau menang kita bersyukur alhamdulilah, kalau kalah kita tidak perlu kecewa. Namun tetap optimis bahwa anak-anak kita pasti bisa, asalkan terus dibimbing, “pungkasnya.(Rull)
Ketua BKPRMI Kabupaten Tapin, Ali Nurdin, mengatakan, “Ada sekitar 120 orang kafilah asal Kabupaten Tapin yang berangkat ke Pelaihari untuk mengikuti Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) tingkat Provinsi Kalsel di Pelaihari. Mohon doa restu bersama, semoga anak-anak kita yang mengikuti lomba tersebut mendapatkan keberhasilan dan kembali membawa nama harum bagi daerah ini, “katanya.
“Sebelumnya beberapa bulan lalu, kita juga telah berupaya melaksanakan pembinaan dalam persiapan mengikuti FASI tingkat provinsi. Semoga dengan upaya yang kita lakukan dapat membawa keberhasilan yang gemilang, “katanya.
Rencananya, anak-anak kita ini akan berangkat pada hari Kamis (21/7), selama 5 hari mereka akan berjuang mengharumkan nama baik daerah. Lanjut Ia melaporkan kepada Bupati, “bahwa penyerahan bantuan Hibah Pemerintah Kabupaten Tapin untuk operasinal BKPRMI itu sudah diberikan, bahkan kami sudah menerima. Dana tersebut digunakan yang diantaranya untuk operasional keberangkatan para kafilah mengikuti FASI tingkat Provinsi Kalsel. Selain itu juga buat kesejahteraan Ustadz/Ustazah yang mengajar di berbagai taman pengajian Al quran di bawah naungan BKPRMI Tapin.
Bupati Tapin Doakan Para Kafilah Tapin
Sementara Bupati Tapin secara khusus mengajak para hadirin undangan untuk berdoa bersama, dimana kafilah anak-anak kita akan berangkat mengikuti Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI ke 8) tingkat Provinsi Kalsel di Pelaihari yang insya Allah akan di buka pada hari Jum’at. “Kita doakan mereka semoga berhasil sukses, dan semoga tercapai apa yang kita inginkan, “katanya.
Dikatakan Bupati, yang namanya festival dan lomba tentu ada yang menang dan kalah. “Kalau menang kita bersyukur alhamdulilah, kalau kalah kita tidak perlu kecewa. Namun tetap optimis bahwa anak-anak kita pasti bisa, asalkan terus dibimbing, “pungkasnya.(Rull)
Bupati Tapin Sumbang Dana Pribadi Untuk Bangun TK-TP Al-qur’an
RANTAU, TK/TP Al-Qur’an Al Falah unit 221 di Desa Lumbu Raya dibangun sejak tahun 2001 lalu, dibangun diatas tanah wakaf dari warga masyarakat setempat bernama Hj.Mursidah dan Syamsudin. “Dengan terbangunnya bangunan TK-TP Al-Qur’an Al Falah di Desa Lumbu Raya dinilai sangat banyak manfaatnya terutama dalam pengembangan nilai-nilai keagamaan, “kata Sekretaris Yayasan TKA/TP Al-qur’an Al Falah, Jamaluddin Khaidir, kemarin.
“Di TPA ini ada 7 pengajar ustad-ustadzah baca tulis al-qur’an, dengan jumlah santri yang dari tahun ke tahun semakin meningkat. Tahun sebelumnya jumlah santri ada 21 orang, kini meningkat menjadi 71 orang, “katanya.
“TKA/TP Al-qur’an Al Falah dibangun dari dana bantuan hibah pemerintah daerah sebesar 210 juta, ditambah dana sumbangan swadaya masyarakat sekitar 58 juta. Namun masih kurang sekitar 12 juta, untuk pembangunan tempat wudhu, halaman parkir, dan juga pemasangan listrik, “katanya.
Alhamdulilah, Bupati Tapin dengan sifat kedermawanannya secara simbolis di acara peresmian TK-TP Al-Qur’an menambahkan kekurangan dana untuk kelanjutan pembangunan TK-TP Alqur’an dengan dana pribadi. (Rull)
“Di TPA ini ada 7 pengajar ustad-ustadzah baca tulis al-qur’an, dengan jumlah santri yang dari tahun ke tahun semakin meningkat. Tahun sebelumnya jumlah santri ada 21 orang, kini meningkat menjadi 71 orang, “katanya.
“TKA/TP Al-qur’an Al Falah dibangun dari dana bantuan hibah pemerintah daerah sebesar 210 juta, ditambah dana sumbangan swadaya masyarakat sekitar 58 juta. Namun masih kurang sekitar 12 juta, untuk pembangunan tempat wudhu, halaman parkir, dan juga pemasangan listrik, “katanya.
Alhamdulilah, Bupati Tapin dengan sifat kedermawanannya secara simbolis di acara peresmian TK-TP Al-Qur’an menambahkan kekurangan dana untuk kelanjutan pembangunan TK-TP Alqur’an dengan dana pribadi. (Rull)
Selasa, 19 Juli 2011
Air Terjun Di Kariaman Piani
RANTAU, ~ Gunung pemujaan terletak di Desa Kariaman, Miawa, Kecamatan Piani. Berjarak 17 KM dari kota Rantau, berpergian ke kawasan Piani tentunya Anda akan disuguhkan pemandangan kawasan hutan yang masih asri dan sejuk, dan di antara gunung Pemujaan terdapat air terjun dengan kondisi airnya yang masih jernih dan bersih. Sebenarnya air terjun ini merupakan objek wisata alami yang memantulkan keindahan tersendiri. Air sungai mengalir dengan jernih, sedang di berbagai tempat terdapat batu-batu besar. Ditambah dengan aliran sungai ini dinaungi pohon yang sangat lebat sehingga terasa sangat sejuk. Namun sayangnya kawasan panorama alam seindah ini masih belum maksimal digarap oleh pemerintah daerah setempat.
Penduduk setempat menyebutnya sebagai gunung pemujaan, dimana penduduknya rata-rata adalah petani karet. Sebagaimana disebutkan pemilik lahan karet di Kariaman, H.Suni, “Lokasi air terjun berada di bawah perkebunan karetnya seluas 3 hektar, dan hanya bisa dilalui jalan setapak. Adapun kawasan lahan parkir itu kerjaan pemuda di desa sini dimana mereka mamatok harga parkir setiap pengunjung ke air terjun di Kariaman Rp.5 ribu rupiah, “katanya.
Pada hari libur biasanya air terjun ini ada saja dikunjungi para remaja, untuk piknik sambil membawa makanan. Air terjun ini dapat dijangkau dengan kendaraan bermotor. Namun untuk mendekat ke air terjun harus turun berjalan kaki melintasi jalan setapak, yang kebetulan melintasi jalan di areal perkebunan karet milik H.Suni. (Rull)
Langganan:
Postingan (Atom)