JavaScript is required to view this page. Pemkab Tapin Sonsong Adipura Dengan Bersih-Bersih

Sabtu, 30 Oktober 2010

Pemkab Tapin Sonsong Adipura Dengan Bersih-Bersih

RANTAU, Menindaklanjuti himbauan Bupati Tapin untuk menggalakan kembali jum’at bersih sekaligus menyambut Adipura 2010-2011. Seluruh SKPD dan masyarakat diminta untuk berpartisipasi melaksanakan kebersihan di lingkungannya masing-masing. Hal itu sekaligus juga untuk mendongkrak nilai adipura yang sempat terpuruk tahun lalu.

Hal tersebut diungkapkan Ir.HM.Yunus, Kamis (28/10) kemarin sebagaimana di kutip dari MataBanua diruang kerjanya.

Menurutnya, Tim Adipura Pemkab Tapin yang di kordinasi oleh Badan Lingkungan Hidup Tapin telah melaksanakan rapat dan saat itu sepakat untuk meningkatkan citra adipura bagi daerah ini ke depan dan seterusnya. Dalam rapat yang dilaksanakan di BLH Tapin, Tim Adipura Pemkab Tapin telah menyusun jadwal guna melaksanakan gerakan kebersihan bersama seluruh SKPD di Tapin dan masyarakat Tapin sebagai salah satu langkah upaya untuk mendongkrak nilai adipura di daerah ini.

“Sehari setelah melaksanakan rapat bersama seluruh elemen yang terlibat, di harapkan langsung bergerak membenahi sekaligus menata titik kawasan yang dianggap sebagai kawasan yang bakal dinilai oleh tim penilai adipura. Mereka gontong royong membersihkan lingkungan instansi mereka masing-masing hingga ke kawasan lainnya yang menjadi titik pantau tim penilai adipura, “kata HM.Yunus, Kepala BLH Tapin didampingi Anisa, Kasubid Pemulihan Kualitas Lingkungan di BLH Tapin.

Seluruh SKPD maupun seluruh elemen masyarakat telah mendapatkan himbauan dari Bupati Tapin untuk melaksanakan gerakan kebersihan dalam rangka guna mengwujudkan kota Rantau yang bersih, sehat, indah, dan sejuk sekaligus juga menyongsong penilaian Adipura yang sebentar lagi dilaksanakan. Selanjutnya, dikatakan Yunus, seluruh SKPD, masyarakat maupun pihak swasta diminta untuk melaksanakan tindakan konkrit berupa agar mereka menyediakan tempat sampah yang cukup di lingkungannya masing-masing berupa tempat sampah terpisah antara sampah organik dan sampah non organik.
Juga dihimbau kepada masyarakat agar di dalam pengelolaan sampah tidak boleh di bakar, tetapi harus di buang ke TPS, yang selanjutnya petugas kebersihan membuangnya ke TPA. Hal itu sesuai dengan undang-undang nomor 18 tentang pengelolaan sampah.
Selain itu seluruh pihak juga diminta untuk menggalakan kembali aksi jum’at bersih di lingkungannya masing-masing, katanya.

Tapin Optimis Raih Adipura


Pemerintah Kabupaten Tapin tengah berbenah dan mulai menata semua titik pantau tim penilai adipura tahap pertama 2010-2011 di kota Rantau. Hal ini mengingat daerah ini akan didatangi tim penilai adipura di awal bulan November ini. Pengelolaan Lingkungan Hidup datang ke Tapin. Mereka datang ke sini dalam rangka penilaian Adipura di Kabupaten Tapin. Program Adipura adalah program dari Kementerian Lingkungan Hidup yang tujuannya guna membantu pemerintah Kabupaten kota untuk berupaya meningkatkan kemampuan pengelolaan lingkungan di daerahnya masing-masing, kata Ir.HM.Yunus, Kepala Badan Lingkungan Hidup Tapin, didampingi Anisa, Kasubid Pemulihan Kualitas Lingkungan di BLH Tapin.

Ditambahkan Anisa, akhir Oktober kemarin tim penilai berencana ingin datang ke kawasan ini guna melaksanakan penilaian. Namun justru diundur sesuai kata pak Yunus, jadinya di awal November. Karena itu tim adipura sehari setelah rapat bersama pada selasa pekan kemarin sepakat bahwa seluruh SKPD di Pemkab Tapin, pihak swasta, dan masyarakat diminta untuk langsung membenahi kawasan titik penilaian Adipura dikawasannya masing-masing. Dan sebagai langkah nyata pada kamis kemarin seperti anggota TNI, KNPI, dan BPK tengah membenahi TPA. Juga seluruh SKPD di Tapin melaksanakan bersih-bersih di lingkungan kantornya masing-masing, kata Anisa.

Lanjut Anisa, “Ada beberapa titik kawasan yang akan dinilai tim adipura di sekitar kota Rantau. Yakni Pasar Rantau, TPA, Terminal, Daerah Aliran Sungai, Jalan, Drainase, Sekolah, Rumah Sakit, Puskesmas, Permukiman Penduduk seperti di komplek Haur Kuning, Mustika Rangda, Perumnas Dulang, hingga Perumnas di jalan Pembangunan, bahkan sampai kediaman Bupati Tapin, “katanya.

Menurutnya dari beberapa kawasan yang disebutkan tadi, terdapat kawasan yang menurutnya penilainnya tahun lalu jatuh, terutama kawasan TPA, dan pasar Rantau.
“Tahun ini, Tim Adipura sepakat dan optimis untuk meningkatkan penilaian nominasi adipura dengan target point 7,2 lebih dari angka perolehan adipura tahun lalu yang hanya menerima point 5. Kendati berat namun tetap optimis, “katanya. (rull)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar