JavaScript is required to view this page. Dinas Pertanian Tapin Deteksi Dini Serangan Hama Penyakit Tanaman

Kamis, 16 Februari 2012

Dinas Pertanian Tapin Deteksi Dini Serangan Hama Penyakit Tanaman

RANTAU, – Tanaman padi di Desa Suka Ramai Kecamatan Tapin Tengah terkena penyakit cendawan akibat hama blast si buruk leher yang merusak batang tanaman dan juga hama wereng cokelat. Adanya penyakit ini positif adanya laporan dari petugas penyuluh dilapangan dan telah di cek oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Tapin.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, H.Masraniansyah, didampingi Petugas Kordinator Pengamat Hama Penyakit di Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Tapin, Masrani, Selasa (14/2) kemarin.

Dikatakan, Masrani, “Ada dua kelompok tani yang terserang penyakit ini. Diantaranya kelompok tani Desa Suka Ramai 1 dan Desa Suka Ramai 2. Tanaman padi kelompok tani di Desa Suka Ramai Kecamatan Tapin Tengah terserang hama blast atau buruk leher yang merusak batang tanaman padi. Hama penyakit ini biasanya terjadi bila kondisi cuaca hujan dengan kelembaban sangat tinggi seperti yang terjadi beberapa minggu terakhir di Tapin. Hal tersebut memicu perkembangan organisme pengganggu tumbuhan berupa penyakit buruk leher, “kata sosok PNS yang meneliti Hama Penyakit Tanaman.

“Serangan terjadi untuk varietas padi jenis ciherang dan cibogo yang ditanam petani. Guna menanggulangi serangan tersebut petani di imbau untuk memberikan pupuk secara berimbang sesuai dengan rekomendasi yang diberikan oleh petugas penyuluh lapangan setempat. Sebab jika tidak, dikatakan Masrani, pengguna pupuk urea secara berlebihan ke tanaman padi besar kemungkinan akan terkena hama ini, juga petani diminta rajin membersihkan areal tanaman mereka guna mengurangi intesitas kelembaban areal tanam. Apalagi kondisi alam saat ini di Tapin lembab karena hujan terus, dengan kondisi alam seperti ini varietas siam kardil dan r42 juga rawan terkena hama ini. Bahkan kita sudah menganjurkan kepada petani untuk tidak menanam varietas local siam kardil, karena rentan dengan serangan hama ini pada musim penghujan seperti sekarang , “katanya.

Mengetahui kondisi demikian, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dalam rangka mendukung program pangan Nasional memberikan saran dan juga bantuan pengendalian dini ke lokasi areal tanaman padi milik petani yang terkena hama blast ini. “Kita sudah memiliki racun jenis fungsida score dari APBD sebanyak 250 Kg, dan sampai hari ini sudah kita salurkan ke masing-masing kecamatan sebanyak 10 Kg setiap kecamatan di Tapin. Dengan fungsida yang diberikan, petani dianjurkan untuk menyemprot areal tanaman yang terserang padi petani dengan itu, “katanya.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Tapin, H.Masraniansyah mengatakan, Dalam rangka mendukung program pangan nasional, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Tapin membuat langkah cepat. Salah satunya dengan mengadakan gerakan dini massal disejumlah wilayah pertanian dengan berdampingan antara petugas pertanian, kelompok tani dan petani untuk mengendalikan populasi hama baik hama blast (cendana) dan hama wereng. “Sejak dini kita sudah mengetahui dan melihat adanya hama penyakit, bahkan fetisida untuk pengdalian kita sudah siapkan. Kemudian secara berkala pengamat hama kita selalu mengamati sekaligus meneliti areal sawah-sawah yang ada di Kabupaten Tapin, “katanya.(rull)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar