JavaScript is required to view this page. Bibit Pohon Penghijauan Kota Rantau Baru Mulai Di Tanam

Jumat, 22 Oktober 2010

Bibit Pohon Penghijauan Kota Rantau Baru Mulai Di Tanam

RANTAU, Dinas Tata Kota dan Kebersihan Kabupaten Tapin telah mempersiapkan beberapa bibit pohon yang bakal di tanam di kawasan Rantau Baru, seperti pasar Keraton dan sekitar kawasan Danau. Bibit-bibit pohon tersebut sudah berdatangan dan disimpan di halaman kantor Distakober Tapin, bahkan sebagian sudah di tanam oleh petugas Distakober Tapin.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Tata Kota dan Kebersihan Kabupaten Tapin, Rajuddin Noor, melalui H.Yusdiani, S,AP, Kepala Bidang Pertamanan dan Penerangan Jalan, kepada wartawan Kamis (14/10) pekan kemarin.

Kata Yusdiani, “Bibit pohon tersebut diantaranya Pohon Angsana sebanyak 250 buah, Glodokan 100 buah, Pinusium 75 buah, dan Pucuk Merah 100 buah. Pohon Angsana dan Pucuk Merah sebagian sudah ditanam di kawasan Rantau Baru seperti di Pasar Keraton dan sekitar Danau. Dan tinggal sebagian seperti pohon Pinusium setinggi 3 meter, mengingat kita masih menunggu halaman pasar rampung, “katanya.

Sebagaimana keinginan Bupati Tapin dan wakil Bupati Tapin untuk mengwujudkan Kabupaten Tapin hijau dan rindang di massa mendatang, sehingga diusulkan untuk mulai melaksanakan penanaman disejumlah titik kawasan Rantau Baru. Bahkan petugas kita sudah mulai menanam bibit pohon tersebut pada Kamis kemarin, dan sebagian pohon sudah nampak terlihat tumbuh subur. “Bisa Anda lihat di sekitar kawasan Danau dan Pasar Keraton, kendati terdapat satu buah batang pohon di sekitar Danau ada pohon yang patah dikarenakan ulah usil oknum yang tidak bertanggung jawab. Namun kita tak pernah putus asa, dan akan selalu menanam guna mengwujudkan Kabupaten Tapin yang hijau dan rindang, “katanya.

Untuk itu, Ia menghimbau kepada warga masyarakat Tapin untuk bersama-sama menjaga lingkungan taman kota, bila perlu serentak turut menanam sekaligus menjaga dan merawat agar pohon yang ditanam kali ini dapat tumbuh subur dan menghijaukan kota Rantau mendatang. Sehingga anak cucu kita dimassa mendatang dapat menikmati kesejukan dari pohon yang kita tanam. Selain itu, Ia juga menghimbau kepada warga untuk tidak melakukan coret-coretan di dinding melalui cat pilox. Padahal kemarin baru saja dibersihkan dan dicat, sekarang sudah kotor lagi sehingga tidak enak dipandang. Untuk itu marilah kita menjaganya agar taman kita di kota Rantau ini selalu bersih. Demikian Yusdiani. (Rull)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar