JavaScript is required to view this page. Disporabudpar Tapin Buka Seleksi Pemilihan Duta Wisata 2011

Senin, 23 Mei 2011

Disporabudpar Tapin Buka Seleksi Pemilihan Duta Wisata 2011

RANTAU, Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tapin bakal menggelar seleksi pemilihan duta wisata Tapin 2011. Rencana sebelumnya seleksi pemilihan duta wisata Tapin diselenggarakan pada Rabu (18/5) kemarin. Namun lantaran padatnya kegiatan beberapa hari terakhir di dinas kita, juga seiring dengan adanya hari libur cuti bersama di hari tergepit nasional, kemarin. Seleksi pemilihan duta wisata Tapin ditunda.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan Pariwisata Tapin, Drs.Arifin Noor, MAP, melalui Kepala Bidang Kesenian dan Kebudayaan Tapin, Ibnu Mas’ud, Rabu kemarin dikantornya.

“Rencananya pelaksanaan seleksi pemilihan duta wisata dialihkan pelaksanaannya pada minggu depan, tepatnya 28 Mei 2011, bertempat di Aula Kantor Disporabudpar Tapin. Dalam kegiatan yang dilaksanakan, kita akan menyeleksi putra-putri Tapin yang berminat menjadi duta wisata daerah ini. Dicari 10 orang terdiri dari 5 putri dan 5 putra, dengan syarat yang harus mereka miliki itu minimal menguasai bahasa Inggris, memiliki wawasan kebudayaan, dan wawasan wisata yang ada di Kabupaten Tapin. Juga berumur 17 sampai 25 tahun, dan memiliki postur tubuh ideal, “katanya.

Dalam perekrutan duta wisata yang dilaksanakan 28 Mei nanti, lanjut Ibnu, tanpa dibatasi jumlah pesertanya. Mereka dapat langsung datang di hari itu untuk mendaftar menjadi duta wisata Tapin. Selanjutnya panitia memberikan formulir, dan menyeleksi peserta hingga akhirnya panitia memilih 10 orang diantaranya yang nanti bakal menjadi duta wisata kabupaten Tapin 2011.

“10 orang yang terpilih menjadi duta wisata Kabupaten Tapin 2011, selanjutnya akan di bina oleh Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan Pariwisata Tapin. Karena merekalah yang akan membantu para turis yang berkunjung ke Kabupaten Tapin, “katanya.

Duta wisata ini juga akan dilatih perihal etika menyambut tamu, termasuk etika makan bersama tamu dalam satu meja makan. Misalnya, saat makan menggunakan garpu dan sendok diupayakan jangan sampai bersuara dan berisik. Juga saat masuk ke maqam dan melaksanakan ziarah tentunya ada etika yang mesti dipahami mereka. Sebagaimana diketahui wisata yang ditonjolkan Kabupaten Tapin adalah wisata religius, dan wisata jenis ini sangat diminati oleh turis lokal hingga turis asing. “Turis asing dari Arab Saudi, Yaman Hadramaut, sudah banyak berkunjung ke Tapin untuk melaksanakan ziarah ke maqam-maqam yang berkeramat, “pungkasnya. (Rull)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar