JavaScript is required to view this page. Studi Banding Ke Malaka Sari Jaktim

Sabtu, 02 Juni 2012

Studi Banding Ke Malaka Sari Jaktim

RANTAU, – Dalam rangka persiapan program pembangunan Bank sampah di daerah ini petugas Badan Lingkungan Hidup Daerah Tapin (BLHD) bersama anggota Komisi Tiga DPRD Kabupaten Tapin telah melaksanakan studi banding ke daerah yang dinilai telah sukses menjalankan program Bank Sampah. Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Tapin, melalui Kepala Bidang Analis Pencegahan Dampak Lingkungan, Drs.Zain Arifin, kemarin kepada sejumlah wartawan. “Kebetulan kami turut serta mendampingi anggota Komisi Tiga DPRD Tapin dalam studi banding ke luar daerah beberapa waktu lalu. Adapun daerah yang kita kunjungi kemarin sesuai rekomendasi dari kantor Kementerian Lingkungan Hidup RI, kita diarahkan ke Kelurahan Malaka Sari, Jakarta Timur. Dimana kelurahan Malaka Sari, Jakarta Timur ini di nilai kawasan yang telah sukses dan berhasil dalam mengolah sampah sekaligus menjaga lingkungannya agar tetap bersih, “katanya. Menurut Zain, Dalam kunjungan studi banding kemarin ke Malaka Sari banyak ilmu yang kita serap dan apa saja yang baik kita manfaatkan untuk daerah kita. Dimana melalui Bank Sampah ini kita mengajak masyarakat untuk mengurangi volume sampah di daerah ini. Dari sampah dapat dimanfaatkan menjadi barang yang memiliki nilai ekonomi. Seperti yang dilakukan ibu-ibu di Kelurahan Malaka, Jakarta Timur membuat hasil kerajinan tangan dari bahan sampah, dan juga mengelola sampah menjadi pupuk buat tanaman. “Warga Kelurahan Malaka Sari, Jakarta Timur telah sukses menerapkan Bank Sampah. Pagi tadi Kepala BLHD ekspose dalam rapat kordinasi dan Insya Allah daerah Tapin akan menerapkan program ini pada tahun ini. Untuk pilot project pertama kita arahkan pada perumahaan Perintis Raya, Pembangunan, dan Perumahaan di Dulang, “katanya. Di Tapin tahun ini Insya Allah akan merealisasikan Program Bank Sampah ini, yang tentunya akan melibatkan setiap rumah tangga. Dimana dengan adanya program ini, sampah dapat dimanfaatkan dan ditukar dengan uang. Program ini juga dapat meringankan tugas Dinas Tata Kota dan Kebersihan yang selama ini melaksanakan kebersihan di daerah ini.(Rull)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar