JavaScript is required to view this page. Jumlah Pencari Kerja Meningkat DiBandingkan Sebelumnya

Minggu, 10 Oktober 2010

Jumlah Pencari Kerja Meningkat DiBandingkan Sebelumnya

RANTAU, Serapan tenaga kerja di Kabupaten Tapin masih di dominasi oleh pencari kerja pendidikan formal kualifikasi pendidikan lulusan SLTA. Berdasarkan data di Dinas Sosial Kependudukan dan Tenaga Kerja, jumlah tenaga kerja di Kabupaten Tapin menunjukan statistik setiap tahunnya meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Seperti tahun ini jumlah pencari kerja meningkat sekitar 30 persen.

Kepala Dinas Sosial Kependudukan dan Tenaga Kerja, H.Sukarman, M,AP melalui Arsono, S,Sos, Kasi Hubungan Industrial Kepengawasan Tenaga Kerja di Dinsosduknaker mengungkapkan, penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Tapin di tahun 2010 sampai bulan Agustus kemarin itu terdaftar sebanyak 4590 orang terdiri dari 2342 laki-laki, dan 2342 perempuan jumlah pencari kerja.

Di Kabupaten Tapin jumlah pencari kerja masih didominasi oleh pencari kerja pendidikan formal lulusan SLTA dengan jumlah yang terdaftar sebanyak 2934 orang, sementara lulusan SD 235 orang, SMP 186 orang, dan lulusan D1 sampai dengan S1 itu 1235 orang.

Sementara jumlah pekerja yang sudah terserap bekerja di perusahaan yang berinvestasi di Kabupaten Tapin di bidang Pertambangan, Kelapa sawit, Kebun Karet, CV, Dealer kendaraan, dan sebagainya itu sebanyak 4953 orang terdiri dari 4448 pria dan 505 wanita. Sementara yang terserap di pemerintahan itu kecil dan kurang dari 1 persen.
Dari statistik pergerakan angka tersebut yang setiap tahunnya meningkat 30 persen dibandingkan sebelumnya, Dinsosduknaker Tapin optimis setiap tahunnya jumlah pencari kerja meningkat. Apalagi dengan adanya Poltek Salman Al Farisi yang dibangun oleh pemkab Tapin, dimana poltek tersebut membuka jurusan Pertanian, Pertambangan, dan Teknik Mesin. Dan lulusannya pun dapat berkesempatan bekerja diperusahaan yang berinvestasi di kabupaten Tapin.

Sementara jumlah perusahaan di Kabupaten Tapin itu ada sebanyak 53 perusahaan yang sudah terdaftar di kita, dan hal ini meningkat dibandingkan sebelumnya yang hanya ada 45 perusahaan. Baru-baru ini 8 perusahaan mendaftarkan perusahaannya di kantor Dinsosduknaker Tapin. Rata-rata dalam setiap bulannya perusahaan tersebut merekrut sebanyak 10 sampai dengan 15 karyawan dengan gaji standar Upah Minimum Regional (UMR) atau Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar Rp.1.080.000,-. Demikian Arsono. (rull)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar