JavaScript is required to view this page. Prajurit Kodim 1010 Rantau Ikut UTP

Kamis, 31 Maret 2011

Prajurit Kodim 1010 Rantau Ikut UTP

(Pasang Bongkar Senjata dan Merayap dalam Taktik Perang )
RANTAU, 280 Prajurit Bintara Tamtama KODIM 1010 Rantau mengikuti Uji Terampil Perorangan (UTP) di kebun karet belakang kantor KODIM 1010 Rantau pada Rabu (16/3) kemarin. UTP yang berlangsung selama tiga hari ini bertujuan untuk memelihara sekaligus meningkatkan kemampuan militer para anggotanya sekaligus juga sebagai persyaratan UKP.

Dandim 1010 Rantau, Let.Inf.Joko Suparyoto, menyatakan, “280 Prajurit Bintara Tamtama di Kodim 1010 Rantau ini mengikuti Uji Terampil Perorangan untuk mengevaluasi kemampuan personil kita, tujuannya untuk memelihara sekaligus meningkatkan kemampuan militer anggotanya. Dari jumlah peserta tersebut terbagi pada 6 pos, dimana setiap pos itu diberikan masing-masing 2 materi soal dan ujian kemampuan dasar militer dan kemampuan umum oleh seorang instruktur, “katanya.

“Ada 12 materi yang diujikan dalam UTP, dijelaskannya bahwa setiap pos itu diberikan 2 materi soal ujian diantaranya sebut Dandim 1010 Rantau, “ada pertolongan terhadap para korban, membaca kompas, merayap dan menggeledah mayat musuh dalam taktik pertempuran, kemampuan bongkar senjata dan mengetahui nama-nama senjata, tugas-tugas kewilayahan, “katanya.

Ditambahkan Kapten Inf, Khairul, S, Kordinator UTP, “Sebelum dilaksanakan kegiatan latihan UTP ini, Dandim 1010 Rantau pimpin upacara pembukaan latihan Uji Terampil Perorangan di halaman kantor Kodim 1010 Rantau pagi harinya. Selanjutnya mulailah prajurit melaksanakan kegiatan UTP dengan menempati pos-nya masing-masing. Kegiatan UTP ini dilaksanakan oleh Kodim 1010 Rantau setiap 1 tahun sekali dengan tujuan melaksanakan program kerja triwulan, dan mengingat kembali materi dasar kemiliteran bagi para prajurit, “katanya.

Ada 12 materi soal dan ujian yang disampaikan dalam UTP tersebut, dikatakan prajurit TNI ini diantaranya kemampuan taktik perang, bongkar pasang senjata pistol jenis FN dan Senapan M-16 A, dan penanganan kesehatan darurat seperti patah tulang akibat kecelakaan, pelatihan intelejen teritorial.

Sementara salah satu peserta UTP bernama Sertu Shalim, S mengatakan, “dengan mengikuti UTP ini prajurit TNI khususnya anggota KODIM 1010 Rantau dapat mengingat kembali pengetahuan kemampuan militernya, disamping itu dapat memelihara sekaligus meningkatkan dan memperdalam kemampuan militer yang dimiliki, seperti kemampuan personil di bidang teritorial, “pungkasnya. (Rull)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar