JavaScript is required to view this page. Disperindagkop Tapin Bantah Tidak Membina Pengrajin Margasari

Minggu, 22 Mei 2011

Disperindagkop Tapin Bantah Tidak Membina Pengrajin Margasari

RANTAU, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Tapin membantah jika tidak adanya pembinaan terhadap para pengrajin anyaman di kawasan Margasari. "Justru diantara 5.000 pengrajin anyaman, ada diantaranya yang tergabung dalam kelompok pengrajin merupakan binaan Disperindagkop Tapin, "kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Tapin, Drs.Abdul Hadi, didampingi Kepala Bidang Industri, Suharto, ST, kepada sejumlah wartawan jum’at (20/5) kemarin.

Menurut, Suharto, “Adanya info bahwa tidak adanya pembinaan terhadap para pengrajin Margasari merupakan suatu yang tidak benar. Buktinya dinas kita memiliki program kegiatan pembinaan dan pelatihan bagi para pengrajin setiap tahunnya. Tahun 2011 ini, kita memiliki kegiatan pelatihan pengembangan desaign produk rotan, yang tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan pengrajin di Kabupaten Tapin khususnya di daerah Margasari, “kata pria yang akrap di sapa Mas Toto ini.

“Kita selalu berupaya melakukan pembinaan terhadap pengrajin. Baik bahan dasar kerajinan yang di datangkan dari Kalteng seperti rotan, maupun dengan melaksanakan pelatihan. Termasuk juga turut membantu mempromosikan hasil kerajinan mereka melalui event-event seperti pameran di kalsel, maupun luar daerah, “katanya.

Melalui ajang promosi, dikatakannya, “seperti baru-baru tadi pengrajin binaan kita bernama Herliani mengikuti pameran di luar daerah. Karya desaign anyamannya tampil sukses menjadi juara pada pameran disana. Kembali rencananya pada bulan Juni dan Juli 2011 ini, pengrajin binaan Disperindagkop Tapin akan mengikuti pameran di JI nanti, dimana melalui event seperti ini mereka dapat tampil menonjolkan produk
daerah ini, “ katanya.

Sebagaimana diketahui Margasari merupakan sentra kerajinan anyaman di Kabupaten Tapin. Sejak dulu masyarakat tradisional Margasari telah terbiasa membuat anyaman. Karya-karya desaign produk anyaman mereka diminati sampai ke luar daerah. Beragam bentuk kerajinan anyaman yang di buat dan diolahnya. Seperti topi bermotif, tas bermotif desaign bunga-bunga, tempat tutup nasi, tikar lampit dan lain sebagainya.
Bahan dasar kerajinan anyaman yang dibuatnya ini ada yang berasal dari enceng gondok, rotan, purun, dan lain sebagainya. (Rull)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar